
Sulsel Matangkan enam pecatur hadapi Pra-PON

"Enam atlet itu akan kita turunkan untuk nomor beregu (empa atlet)...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan terus mematangkan enam atlet yang akan diturunkan mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Zona Sulawesi di Kendari, Sulawesi Tenggara, September 2015.
Ketua Harian Percasi Sulsel Prof Wasir Thalib di Makassar, Selasa, mengatakan enam atlet yang dimatangkan kemampuannya itu merupakan pecatur yang punya potensi bersaing, sekaligus meraih tiket PON XIX di Jawa Barat 2016.
"Enam atlet itu akan kita turunkan untuk nomor beregu (empa atlet) serta dua pecatur di nomor perorangan. Mudah-mudahan seluruh atlet mampu membuktikan memang layak memperkuat Sulsel di pra-PON 2015," katanya.
Ia menjelaskan, enam atlet yang tengah dipersiapkan itu memang tidak melalui proses seleksi namun berdasarkan penilain di sejumlah ajang, baik lokal dan nasional. Dirinya juga menyatakan jika pemilihan atlet bukan semata hasil di kejuaraan.
Mengenai kemungkinan terjadi perubahan komposisi atlet, pihaknya mengakui masih tetap terbuka. Namun untuk mengganti posisi atlet yang telah ada tentu harus dibuktikan dengan kemampuan dan kualitas atlet pesaing.
"Hanya Irwan Mahdi yang posisinya aman untuk memperkuat Sulsel. Untuk atlet lainnya tentu masih harus terus bekerja keras agar tetap bisa memperkuat Sulsel di babak kualifikasi nanti," jelasnya.
Untuk pra-PON 2015, dibagi dalam lima wilayah. Khusus untuk Zona Sulawesi, tim catur Sulsel akan bersaing dengan lima daerah lainnya yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara serta Gorontalo.
Selain itu Zona Sumatera yang terdiri dari Aceh, Sumut, Riau, Kepri, Jambi, Sumbar, Sumsel, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung.
Selanjutnya Zona Jawa akan diikuti sebanyak enam provinsi masing-masing Banten, DKI Jakarta, Jateng, DIY, Jatim dan Jabar. Adapun tuan rumah Zona Jawa dilaksanakan di di Hotel Tanjung Surabaya, Jawa Timur.
Ada pula Zona Kalimantan + Bali yang juga diikuti enam provinsi antara lain Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Bali. Untuk tuan rumah dilakanakan di Kaltim, awal Agustus 2015.
Sementara Zona Timur Indonesia juga akan lebih ketat karena diikuti enam daerah yakni Nusat Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat. Untuk tuan rumah wilayah timur yakni NTB, 25 - 30 September 2015.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
