
DPRD Mamuju mulai bahas ranperda APBD-P 2015

"Kami sudah memulai melaksanakan pembahasan APBD-Perubahan...
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun anggaran 2015.
"Kami sudah memulai melaksanakan pembahasan APBD-Perubahan. Kita akan kebut agar proses pembahasan ini bisa disahkan menjadi perda tepat pada waktunya," kata Ketua DPRD Mamuju, Hj.Suraida Suhardi di Mamuju, Sabtu.
Menurutnya, struktur rincian APBD-P tahun 2015 ini diproyeksikan untuk target pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp884.067.580.800, dan setelah perubahan menjadi Rp964.421.792.800,-.
Sedangkan nilai belanja daerah sebelum perubahan itu sebesar Rp921.130.855.466,80 dan setelah perubahan menjadi Rp1.033.029.636.159,08.
Demikian pula untuk sisi penerimaan pembiayaan sebelum perubahan sebesar Rp38.063.274.606,80 dan nilai pembiayaan setelah perubahan menjadi Rp68.607.843.358,00.
Fraksi Manakarra melalui juru bicaranya, Masram Jaya meminta penjelasan atas bertambahnya jumlah pendapatan.
Bupati Mamuju Suhardi Duka dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa selain untuk kebutuhan daerah, juga terdapat tugas-tugas pembantuan yang dibebankan ke daerah.
"Penambahan pendapatan itu karena memang kebutuhan dan termasuk adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan dan dana aplikasi pembantuan lainnya.
"Ada penambahan tugas-tugas pembantuan yang diberikan ke pemerintah daerah, walaupun tidak masuk dalam batang tubuh APBD, tetapi itu menjadi tanggungjawab pemerintah Daerah," sebut Suhardi Duka.
Suhardi Duka mengaku sejak penyusunan APBD pihaknya menyusun program berdasarkan kebutuhan skala prioritas guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Salah satu daerah di Sulbar ini yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonominya ditengah ekonomi yang melambat adalah kabupaten Mamuju. Meskipun anggaran kita kecil, tetapi kita senantiasa mendorong ekonomi ril di kabupaten Mamuju," jelas bupati dua periode ini.
Dengan demikian, kata dia, APBD memiliki peranan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendorong peningkatan produktifitas masyarakat.
"Saya sependapat untuk tetap menjaga agar anggaran kita selalu menjadikan rakyat sebagi prioritas," urainya.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
