
Sulsel jadi proyek percontohan klaster ekonomi maritim

"Kita akan membuat percontohan klaster ekonomi maritim di beberapa daerah misalnya Sulsel...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi lokasi percontohan klaster ekonomi maritim.
"Kita akan membuat percontohan klaster ekonomi maritim di beberapa daerah misalnya Sulsel, Papua, Papua Barat, Kupang, Lombok Tengah, Aceh Jaya, Kuala Tanjung Barat, Bengkulu, dan Minahasa Utara," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral F.X. Sutijastoto seusai menghadiri Seminar Hari Nusantara yang digelar di Universitas Hasanuddin Makassar, Senin.
Dia mengatakan, khusus di Sulsel, Kabupaten Bantaeng dinilai sebagai salah satu kabupaten yang berpotensi untuk pengembangan klaster ekonomi kemaritiman ini.
"Pengembangan klaster ekonomi kemaritiman ini kita harapkan segera berjalan, bahkan kalau bisa ini dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada 13 Desember mendatang," tuturnya.
Melalui klaster ekonomi ini, kata dia, pihaknya akan mengembangkan ekonomi maritim seperti industri pengolahan ikan, rumput laut, pabrik es, atau tempat pendinginan ikan bagi nelayan dengan dukungan infrastruktur energi.
Sebagai gambaran, saat ini nelayan Indonesia telah mampu menangkap ikan seperti Tuna dengan berat 50 hingga 70 kg. Sayangnya, karena tidak memiliki tempat pengolahan atau fasilitas pendingin karena keterbatasan listrik, ikan ini hanya dihargai sebesar Rp10 ribu per kg.
"Padahal kalau ada `cold storage` ikan ini bisa disimpan untuk diekspor dengan harga hingga 15 kali lipat lebih tinggi," jelasnya.
Berbeda dengan konsep klaster ekonomi yg telah dikembangkan sebelumnya, kata dia, klaster ekonomi kemaritiman tidak lagi berbicara pada tataran konsep.
"Jadi kita bersama Pemerintah Daerah akan mengundang investor baik investor kemaritiman maupun investor kelistrikan untuk mengembangkan klaster ini," jelasnya.
Pihaknya, kata dia, akan memfasilitasi hitung-hitungan terkait kelayakan dan potensi pengembangan wilayah tersebut sebagai klaster ekonomi.
"Kita berharap wilayah-wilayah ini menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain yang ingin mengembangkan ekonomi kemaritimannya," tutupnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
