Logo Header Antaranews Makassar

Keluarga korban Mina di Makassar ikhlas

Senin, 28 September 2015 14:43 WIB
Image Print
"Kami keluarga di Makassar Ikhlas setelah mendengar kejelasan bahwa ibu kami Nadjemiah binti Abdul Samad meninggal dalam peristiwa di Mina...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Keluarga korban tragedi Mina, Arab Saudi asal Makassar, Sulawesi Selatan menyatakan ikhlas menerima musibah tersebut dan sudah menjadi takdir yang maha kuasa.

"Kami keluarga di Makassar Ikhlas setelah mendengar kejelasan bahwa ibu kami Nadjemiah binti Abdul Samad meninggal dalam peristiwa di Mina," kata anak sulung korban Kaharuddin di Makassar, Senin.

Ia menuturkan informasi yang diterimanya dari pihak Tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bahwa ibu kandungnya telah terindentifikasi namun telah wafat karena terinjak-injak.

Selain itu pihak keluarga juga melihat dari stasiun televisi swasta malam tadi sesuai dengan nomor paspor dan asal daerah yang disiarkan.

"Kami berharap agar jasad ibu dipulangkan, tetapi kemungkinan sulit, kami keluarga berusaha ikhlas dan menerima cobaan ini," tuturnya sedih.

Rencananya pihak keluarga akan mengelar tahlilan di rumah duka jalan Batua Raya 3 Makassar untuk mendoakan arwah almarhumah agar diterima di sisinya.

Diketahui berdasarkan pernyataan Kepala Daerah Kerja Mekah, Arsyad Hidayat dalam siaran pers, Minggu (27/09) sore 15 jenazah yang berhasil diidentifikasi 3 orang berasal dari BTH 14, 9 orang dari JKS 61, 2 orang dari SUB 48, dan 2 orang dari Sulawesi Selatan dan Barat.

Satu korban diantaranya asal Makassar, Sulsel menjadi korban tragedi Mina, di Arab Saudi yakni Nadjemiah Samad Madjida, kloter 10 nomor paspor B0693478 regu 32 kelompok 8 embarkasi Makassar rombongan Sulawesi Barat.

Korban lainnya yakni Yahman Mistan Meslan jamaah haji asal Desa Makkombong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, korban tragedi melontar jumrah di Kota Mina, Arab Saudi (24/9).

Sementara jamaaah yang selamat yakni Dia Ekawati asal Tana Toraja, Sulsel kloter 25 embarkasi Makassar yang dikabarkan hilang akhirnya ditemukan.

Sebelumnya Koordinator PPHI Sulsel Abdul Wahid Tahir mengabarkan ada tujuh jamaah embarkasi Makassar belum diketahui keberadaanya dan 11 orang dilaporkan hilang. Lima orang berhasil di identifikasi dua wafat dan tiga jamaah haji selamat.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026