
PSTI : Sepak takraw populer di kalangan pelajar

"Jika dibandingkan pelaksanaan 2014, untuk kejurda antar-pelajar Makassar 2015...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulawesi Selatan menyatakan sepak takraw sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang populer di kalangan pelajar di Sulsel khususnya Kota Makassar.
Ketua Bidang Pembibitan PSTI Sulsel, Muhammad Amkar di Makassar, Senin, mengatakan antusias para pelajar dalam menekuni olahraga itu sudah terlihat dengan jumlah peserta kejuaraan daerah antar-pelajar se-Makassar, 14 -15 November 2015 yang mencapai hingga 36 tim dari sejumlah sekolah di Makassar.
"Jika dibandingkan pelaksanaan 2014, untuk kejurda antar-pelajar Makassar 2015 memang berlangsung lebih ketat. Bukan saja karena diikuti lebih banyak peserta namun atlet yang tampil juga rata-rata memiliki potensi besar untuk bisa menjadi andalan Sulsel baik di ajang nasional hingga internasional," katanya.
Pada pelaksanaan kejurda antarpelajar 2015 itu, tampil sebagai juara direbut SMKN 2 Makaassar. Adapun posisi kedua ditempati tim BP2IP Barombong. Sementara untuk posisi ketiga diraih SMKN 9 Makassar serta untuk juara harapan satu direbut SMAN 7 Makassar.
"SMKN 9 yang berstatus juara bertahan justru tidak lagi dominan di pelaksanaan kali ini. Ini membuktikan perkembangan potensi atlet di Makassar mengalami peningkatan dan itu sudah sesuai harapan kami," jelasnya.
Pelatih Sepak Takraw Sulsel itu menjelaskan, pelaksanaan kejuaraan antar pelajar se-Makassar ini memang telah menjadi program rutin dan Pengcab PSTI Makassar.
Adapun tujuannya tentu saja untuk semakin mempopuerkan cabang olahraga ini pada kalangan pelajar di Makassar.
"Kami mengapresiasi komitmen Pengcab PSTI Makassar dalam peningkatan kualitas atlet di daerah ini. Kami tentu berharap akan muncul bibit atlet yang nantinya bisa memperkuat Sulsel ataupun timnas di ajang internasional,"ujarnya.
Sementara itu, tim sepak takraw putra dan putri Sulawesi Selatan dipastikan lolos ke PON 2016 setelah tampil sebagai yang terbaik di dibabak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah D di Kendari, Sulawesi Tenggara, 20-24 Oktober 2015.
Pada Pra-PON Wilayah D, Sulsel menurunkan sebanyak 24 atlet yang terdiri dari 12 putra dan putri. Seluruh atlet tampil pada dua nomor baik tim dan beregu putra dan putri.
Para atlet itu diantaranya Kusnelia, Dina, Nur Hidayah, Madiana, Astriana, Ayu Syamsuddin, Zulfikar Wahab, Firmansyah, Marsudi, Askar, Rusman wajib, Kastang, Novrisal, Ardiansyah, Sudarmin, hingga Rahmat Hidayat.
"Kami juga bersyukur tim putra dan putri Sulsel telah merebut tiket PON 2016. Kami juga akan terus fokus meningkatkan kemampuan seluruh atlet agar bisa meraih hasil maksimal di PON nanti," katanya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
