
14 camat Makassar dikumpulkan siaga banjir

"Sebanyak 14 Camat dan 143 Kelurahan termasuk Dinas Prasarana Umum...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kembali mengumpulkan seluruh Camat dan Lurah se-Kota Makassar termasuk SKPD terkait sebagai bagian kesiapsiagaan bencana banjir dan genangan air yang ditimbulkan di musim hujan.
"Sebanyak 14 Camat dan 143 Kelurahan termasuk Dinas Prasarana Umum, Dinas Sosial, Ketahanan Pangan , Dinas Kesra dan BPBD Kota dikumpulkan membahas persoalan ini," ujar Kabag Humas Pemerintah Kota Makassar Firman Pagarra, Sabtu.
Berdasarkan curah hujan yang cukup tinggi intensitasnya pada beberapa hari ini, Pemkot Makassar segera merespon mengingat beberapa titik di kecamatan air sudah mulai naik kepermukaan sehingga menyebabkan banjir.
Selain itu drainase sebagai saluran mengalirnya air akan di tinjau ulang dimana penyumbatan yang harus segera di kerjakan oleh dinas terkait agar tidak terjadinya genangan di sejumlah ruas jalan sejak dua hari terakhir ini.
"Sudah tiga hari ini hujan sangat deras tentu akan meningkatkan volume air, seharusnya hal ini bisa diantisipasi melalui teknologi yang sudah ada dalam hal pemantauan," kata dia seperti disampaikan wali kota.
Data yang diterima dari BMKG kata Firman, tingkat curah hujan di wilayah Makassar dan sekitarnya termasuk Kabupaten Gowa dan Maros mulai Desember 2015 hingga Januari 2016 diprediksi mencapai 400-500 millimeter per bulan. Sehingga diperkirakan air kiriman akan tiba di Makassar.
"Tentu ini harus diantisipasi mengingat air kiriman dari dua kabupaten Gowa dan Maros melalui anak sungainya akan masuk makassar, makanya dari itu sejumlah pihak terkait dikumpulkan membahas penanganan dan antisipasinya," tambah Firman
Pihaknya juga membuka layanan telepon pengaduan khusus bencana banjir dan genangan air melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar dengan nomor telepon (0411) 425711 dan (0411) 425713. Pengaduan langsung direspon segera.
Sementara Prakirawan Balai Besar BKMG Wilayah IV Makassar, Sulsel, Sujarwo merilis peringatan dini cuaca di Sulsel pada tanggal 19 Desember 2015 pukul 07.00 WITA dengan intensitas hujan lebat disertai angin kencang.
Wilayah yang masih berpotensi hujan lebat disertai angin kencang mulai pukul 07.30 WITA seperti Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Takalar kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 10.00 WITA.
Kemudian akan meluas ke wilayah Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Pangkep dengan intensitas hujan lebat disertai angin kencang.
Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Syahruddin menyebutkan telah memetakan enam Kecamatan di Makassar rawan banjir.
"Enam kecamatan tersebut yakni Kecamatan Biringkanaya, Tamalate, Tamalanrea, Rappocini, Panakkukang, dan Manggala," katanya usai rapat koordinasi di tingkat Provinsi.
Selain itu untuk kecamatan lainnya, hampir di seluruh kecamatan di Kota Makassar terdapat genangan air, akan tetapi sejauh ini belum pada kondisi mengkhawatirkan dan masih bisa teratasi.
"Kecuali di daerah Kecamatan Manggala, daerah tersebut memang berada di dataran rendah sehingga genangan air bisa bertahan dua sampai tiga hari," katanya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
