
Putra gubernur nahkodai PAN Sulbar

"Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN sebulan yang lalu berakhir tanpa keputusan...
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Putra Gubernur Sulawesi Barat Raditya Ardimas Anwar akhirnya resmi menhakodai Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat berdasarkan keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai berlambang matahari terbit tersebut.
"Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN sebulan yang lalu berakhir tanpa keputusan. Makanya, DPP mengambil alih dan menetapkan Raditya Ardimas Anwar untuk melanjutkan kepemimpinan PAN Sulbar," kata Ketua Bidang Pedoman Organisasi dan Keanggotaan DPP PAN, Yandri Susanto via "teleconference" di Mamuju, Senin.
Raditya Ardimas Anwar yang ditetapkan sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Barat menggantingkan ketua sebelumnya yakni Abd Jawas Gani.
Yandri Susanto mengatakan, terpilihnya Raditya merupakan keputusan pengurus pusat partai pimpinan Zulkifli Hasan itu.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebelumnya Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sulawesi Barat berakhir tanpa keputusan apa-apa alias deadlock.
"Kan deadlock kemarin waktu Muswil di Mamuju. Dimana muncul empat kandidat, yakni Jawas, Raditya, Arman dan Jayadi. DPP PAN yang ambil alih dan akhirnya ketua umum PAN, bapak Zulkifli Hasan memutuskan Raditya Anwar yang jadi ketua. Beliau memerintahkan saya untuk menyampaikan hal ini," ucap Yandris.
Sementara itu, Raditya yang juga putra Gubernur Sulawesi Barat mengaku akan memaksimalkan proses konsolidasi kepengurusan hingga ke tingkat PAC di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
"Hal yang utama kami lakukan sebagai kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi internal serta menyiapkan struktur kepengurusan baru. Kami juga akan melakukan konsolidasi dan merapatkan barisan dengan jajaran PAN ditingkat DPC, PAC dan kader PAN yang ada di daerah," ungkap Raditya.
Seperti diketahui, arena Muswil PAN Sulawesi Barat beberapa waktu lalu berakhir tanpa keputusan apa-apa.
Ketika itu pencalonan Raditya sebagai calon Ketua DPW PAN mendapat reaksi negatif dari sejumlah kader yang pro ke Abd Jawas Gani.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
