
Wagub minta pemerintah pusat prioritaskan PLTB dan PLTS

"Kita di Sulsel itu daerahnya gunung dan pulau, jadi saya sarankan diperbanyak listrik dengan tenaga matahari dan angin," kata Agus di Makassar, Jumat.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Agus Arifin Nu`mang meminta Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian ESDM memprioritaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sulsel.
"Kita di Sulsel itu daerahnya gunung dan pulau, jadi saya sarankan diperbanyak listrik dengan tenaga matahari dan angin," kata Agus di Makassar, Jumat.
Hal tersebut, ujarnya, ia ungkapkan saat menghadiri Rapat Kordinasi Dan Supervisi (KORSUP) Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun 2016, di Hotel Shangrila Surabaya, Rabu (13/4) lalu.
Agus berharap pihak Kementerian ESDM dapat menyiapkan program yang berbeda untuk Sulsel, misalnya dengan penambahan atau pengadaan pembangkit listrik tenaga matahari yang dikompilasi dengan angin.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga melaporkan persiapan untuk PLTB di perbatasan Parepare dan Sidrap.
"Uji coba itu kan yang pertama secara nasional, di lokasi itu anginnya relatif konstan 24 jam, rencananya kapasitas pembangkitnya 70 MW," kata wagub.
Ia juga mewacanakan agar ke depan jika PLTB di Sulsel sudah beroperasi dan berfungsi, maka tarif listrik per KWh di Sulsel seharusnya tidak disamakan dan bisa lebih murah dari tarif listrik di daerah lain.
"Di Sulsel kan sudah banyak pembangkit yang pakai tenaga air, gas, dan kalau nanti tenaga angin yang kita rencanakan sudah ada, ke depan tarif per kwh di Sulsel jangan diseragamkan dengan daerah lain, harus beda dan harus lebih murah," pungkas Agus.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
