Logo Header Antaranews Makassar

Eceng gondok ganggu persiapan tim dayung

Jumat, 13 Mei 2016 15:47 WIB
Image Print
"Kita sudah dibantu peralatan untuk menghalau sementara tumbuhan itu meluber ke area lintasan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tumbuhan eceng gondok (eichhornia crassipes) yang tumbuh di Danau Tanjung Bunga Makassar mulai menggangu latihan persiapan atlet dayung Sulawesi Selatan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

Pelatih dayung Sulsel, Baso Akbar di Makassar, Jumat, mengatakan Danau Tanjung Bunga yang menjadi lokasi pemusatan latihan tim dayung Sulsel memang selalu rutin ditumbuhi tanaman liar tersebut.

"Kita sudah dibantu peralatan untuk menghalau sementara tumbuhan itu meluber ke area lintasan. Namun masalahnya penghalang itu juga tidak mampu bertahan lama," jelasnya.

Persoalan eceng gondok memang telah menjadi masalah klasik bagi tim dayung dan ski air. Bahkan dengan kondisi yang terjadi itupun hingga membuat beberapa agenda kejuaraan yang digelar di Danau Tanjung Bunga sempat terancam batal.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan segala upaya untuk mengatasi masalah eceng gondok itu agar tidak merambat sampai kedalam kelintasan.

Termasuk dengan menghalangi dengan tali dan bambu. Namun pertumbuhan eceng gondok yang begitu cepat membuat upaya ini juga kurang maksimal.

Melihat kondisi itu, pihaknya hanya bisa berharap bantuan dari semua pihak terkait untuk bisa turun sekaligus mengangkat tumbuhan itu ke darat agar arena lintasanan latihan bisa kembali normal.

"Memang salah satu cara itu dengan diangkat keatas. Makanya kita berharap bantuan dari pihak terkait termasuk pemerintah untuk bisa memperhatikan masalah ini," ujarnya.

Sekretaris Umum Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Sulsel Ismail Sellery, megatakan pihaknya sempat berencana memindahkan pelaksanaan Kejuaraan Nasional Ski Air dan Wakeboard Matalatta Cup karena enceng gondok yang memenuhi Danau Tanjung Bunga.

Dirinya mengaku bahwa masalah eceng gondok ini memang selalu menjadi persoalan rutin yang memang perlu perhatian khusus.

"Iya, kami dari cabang ski air juga merasa tergangu dengan kondisi seperti itu. Mudah-mudahan segera ada pembenahan," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026