
45 sekolah raih penghargaan Adiwiyata

"Penghargaan ini diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 45 sekolah di Sulawesi Selatan meraih penghargaan Adiwiyata yang diserahkan oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Pangkep, Selasa.
"Penghargaan ini diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Hasbi Nur di sela pelaksanaan kegiatan tersebut.
Penghargaan juga diberikan kepada tiga kabupaten terbaik dalam penyusunan status lingkungan hidup daerah.
"Penghargaan tersebut masing-masing diberikan kepada Kabupaten Jeneponto, Enrekang, dan Luwu Utara," jelas Andi Hasbi.
Dalam acara yang bertempat di Aula Kantor PT Semen Tonasa tersebut, BLHD Sulsel juga melaunching sistem informasi lingkungan hidup Sulsel yang memudahkan akses informasi terkait lingkungan hidup.
PT Semen Tonasa sendiri, kata Andi Hasbi, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, karena merupakan salah satu perusahaan yang masuk dalam penilaian penghargaan Proper.
Sementara itu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang hadir dan membuka acara tersebut secara resmi mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia hendaknya dijadikan bagian dari "warning system" terkait kondisi lingkungan hidup.
"Jadikan ini sebagai alarm untuk meningkatkan perhatian kita dalam menyelamatkan lingkungan hidup," kata Syahrul.
Syahrul mengatakan dunia diciptakan bukan hanya untuk manusia tetapi untuk semua makhluk hidup, karenanya tidak dibenarkan memperlakukan alam dengan sewenang-wenang.
"Jika kita sewenang-wenang terhadap alam, bencana akan terjadi," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
