
Robert Alberts tentukan pemain pekan depan

"Kita berikan kesempatan bagi setiap pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menyatakan penentuan pemain dalam tim di putaran kedua kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) direncanakan pekan depan.
Robert Alberts di Makassar, Jumat mengatakan pihaknya masih akan melakukan laga uji coba melawan PSM U-21 untuk melihat siapa yang layak bertahan atau terpaksa dicoret dari tim "Juku Eja".
"Kita berikan kesempatan bagi setiap pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sebab akhir Agustus nanti kita sudah akan tentukan siapa pemain yang dipertahankan atau dilepas," katanya.
Ia menjelaskan para pemain yang masih menjalani laga uji coba ini diharapkan bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya. Tentunya bertujuan untuk bisa menggait hati pelatih saat berada dalam lapangan.
"Sebelum bulan Agustus berakhir, kita akan memutuskan siapa pemain yang dicoret. Jadi kita harapkan setiap pemain bisa bekerja lebih keras," ujarnya.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu juga menyayangkan sikap anak asuhnya Ahmad Hisyam Tolle yang melakukan pemukulan kepada pemain lawan saat laga uji coba menjamu tim sepak bola PON.
Dirinya berharap kejadian ini menjadi pengalaman bukan hanya bagi Tolle namun juga seluruh pemain untuk bisa menahan emosinya yang tentu dinilai bisa memberikan efek negatif bagi tim.
Sementara terkait sanksi, Robert Rene Alberts menghormati keputusan Komite Disiplin (Komdis) PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) yang memberinya sanksi absen pada dua pertandingan.
Dia menilai kinerja dan komiten PT GTS dalam meningkatkan kualitas kompetisi sudah berada di jalur yag benar dna tentu siap didukung penuh seluruh pihak.
"GTS sejauh ini telah memberikan terobosan yang bagus. Mereka (GTS) juga sudah bekerja keras untuk meningkatkan mutu kompetisi di Indonesia," katanya.
Menurut dia, keberanian dan ketegasan PT GTS dalam menerapkan aturan juga perlu diapresiasi. Salah satunya saat memutuskan menghukum sembilan wasit yang dinilai berkinerja buruk saat dipercaya memimpin pertandingan.
Bahkan sembilan wasit bermasalah itu langsung diberhentikan dan tidak lagi digunakan jasanya dalam pertandingan resmi Torabika Soccer Championship (TSC).
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
