
PBMI segera rampungkan kepengurusan 34 provinsi

"Dua provinsi inilah yang menjadi fokus kita untuk segera membentuk pengprov MI...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) segera merampungkan kepengurusan di 34 provinsi di Indonesia untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi cabang olahraga tersebut.
Ketua Umum PBMI, Sudirman di Makassar, Kamis, mengatakan dari 34 provinsi di Indonesia, sisa dua provinsi yang memang belum membentuk kepengurusan yakni Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Tengah.
"Dua provinsi inilah yang menjadi fokus kita untuk segera membentuk pengprov MI di daerah masing-masing. Kita berharap berjalan sesuai rencana"katanya.
Mengenai dua daerah yang belum memiliki kepengurusan tersebut, diharapkankan bisa terbentuk pada tahun ini.
Untuk itu, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan termasuk menjalin komunikasi untuk mencari sosok yang tepat di daerah tersebut.
Pihaknya juga optimistis pembentukan pengurus provinsi (pengprov) muaythai bisa dilakukan lebih cepat agar PBMI bisa lebih fokus dalam menyusun program yang lebih berkelanjutan.
"Insya Allah tahun ini kita bentuk. Apalagi sudah ada orang yang dinilai tepat mengurus olahraga ini. Mudah-mudahan dengan kepengurusan yang lengkap di 34 provinsi akan membuat muaythai bisa menjadi cabang penyumbang medali di ajang internasional," katanya.
Mantan Ketua Harian PBMI itu menyatakan, padal Piala Wapres di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, 6-10 Desember 2016, merupakan ajang seleksi bagi atlet untuk bergabung dalam timnas proyeksi SEA Games 2017.
Pihaknya, akan memilih 10 atlet terbaik dari lima kelas yang dipertandingkan di SEA Games 2017 untuk menjalankan pemusatan latihan demi meningkatkan kemampuan maksimal atlet.
PBMI pada dasanya suda memiliki nama namun apakah tetap dipanggil masuk pelatnas atau tidak tentunya tergantung pencapaiannya di kejurnas Piala Wapres 2016.
"Ini merupakan momentum tetap bagi setiap atlet untuk bisa membela timnas di SEA Games 2017. Namun, untuk bisa bergabung, setiap atlet tentu harus membuktikan memang layak memperkuat timnas," katanya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
