Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Mamuju gelar peringatan hari bela negara

Senin, 19 Desember 2016 22:39 WIB
Image Print
"Tentu bukan hanya sekedar Bela Negara yang mempertahankan fisik saja, terlebih di jajaran Pemerintah Daerah yaitu mempertahankan ...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Sulawesi Barat, gelar peringatan Hari Bela Negara melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang berlangsung dihalaman Kantor Bupati Mamuju, Senin.

Bupati Mamuju Habsi Wahid menyampaikan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu dipertahankan, begitu juga dengan dasar Negara Pancasila.

"Tentu bukan hanya sekedar Bela Negara yang mempertahankan fisik saja, terlebih di jajaran Pemerintah Daerah yaitu mempertahankan peningkatan pembangunan, baik itu pendidikan dan kesehatan ataupun infrastruktur lainnya, utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagai bentuk Bela Negara yang sebenarnya," kata Bupati.

Oleh karenanya kata dia, kepada seluruh masyarakat untuk ikut bersama-sama mengisi kemerdekaan ini dengan mempertahankan Negara kesatuan Republik Indonesia.

pada acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari, perwakilan Kementerian Pertahanan RI Korda Sulbar Kolonel Inf. Pramungkas, Sekretaris Daerah Mamuju Drs. Muh Daud Yahya, Para Asisten Pemkab Mamuju, Para Kepala SKPD, TNI, Polri, ASN dan ratusan peserta upacara lainnya.

Bupati yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan, kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menatap masa depan dengan kaki kita yang tertanam kuat di dalam sejarah perjuangann bangsa.

Saat ini, tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa sudah berkembang baik fisik maupun non fisik. Ancaman berkembang menjadi bersifat multidimensi karena karakter ancaman dapat bersumber dari ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya.

Dengan demikian kata dia, maka lahirlah ancaman-ancaman nasional seperti korupsi, narkoba, ekstrimisme, terorisme dan banyak lagi.

"Kader-kader bela negara mampu menularkan virus nilai-nilai bela negara kepada masyarakat diwilayah masing masing, serta lingkungan tugas dan pekerjaannya dengan demikian akan terwujud implementasi dari Gerakan Nasional Bela Negara," ucapnya.

Ia juga mengingatkan,bahwa tugas sejarah kita adalah membela Negara ini dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan, tugas ini sangat berat dan ada di depan mata tapi dengan semangat persatuan, kerja keras dan perjuangan bersama, maka yakinlah tugas sejarah itu bisa dipikul bersama.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026