
Dinas Perumahan Bahas "Smart Library"

"Ini adalah tahun anggaran baru dan tentunya dengan orang-orang baru...
Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar dalam rapat koordinasinya dengan seluruh jajarannya membahas tentang "Smart Library" atau perencanaan pembangunan dan penempatan perpustakaan pada kawasan perumahan tidak layak huni.
"Ini adalah tahun anggaran baru dan tentunya dengan orang-orang baru. Kita tetap melaksanakan program-program sebelumnya dan pengembangannya seperti smart library," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Fathur Rahim Rahman di Makassar, Kamis.
"Smart Library ini nantinya kita akan bangun di beberapa titik yang ada di kota Makassar. Manfaat dari keberadaan Smart Library akan difasilitasi dengan berbagai macam fasilitas, seperti smart Wifi, smart information, buku pendidikan sejarah dan smart library juga akan menampilkan beberapa sejarah dunia khusus dan sejarah peradaban Kota Makassar," terangnya.
Selain itu, ia menjelaskan, salah satu konsep apartemen lorong (Aparong) yang sudah ada prototipenya ini akan dimaksimalkan dan diaplikasikan dalam bentuk library.
Dalam rapat koordinasi dengan seluruh jajarannya itu, ia juga mendatangkan beberapa akademisi di bidangnya untuk memaksimalkan program perencanaan pembangunan rumah tidak layak huni tersebut.
"Langkah awal di Dinas Perumahan dan Pemukiman, pertama setelah pelantikan, yang kami lakukan langsung melaksanakan koordinasi dengan beberapa SKPD terkait pembangunan smart library dan akan menjadi agenda kerja awal kami," katanya.
Fathur mengaku, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya untuk memaksimalkan program tersebut.
Beberapa di antaranya yakni, Dinas Perpustakaan, Dinas Kebudayaan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Dinas Pendidikan.
"Kami juga membahas melalui rapat koordinasi antar SKPD untuk mensukseskan program smart library yang ada di Kota Makassar ini," ujarnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
