
10 Negara Pastikan Ikut IOXC 2009

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sepuluh negara dipastikan akan mengikuti olah raga ekstrem Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2009 yang akan dilaksanakan di Lapangan Karebosi Makassar pada tanggal 15-17 Oktober 2009.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Siradjuddin di Makassar, Rabu, mengatakan, olah raga ekstrem ini akan diikuti sekitar 70 peserta mancanegara dan 130 peserta dari dalam negeri.
"Hingga saat ini sudah ada 10 dari 16 negara yang menyatakan kesiapannya mengikuti olah raga ekstrem tersebut, di antaranya, Singapura, Malaysia, Thailand, China, Korea, Jepang, Taiwan dan Australia," ujarnya.
Ia mengungkapkan, komposisi atlet olah raga ekstrem ini adalah 30 persen peserta asing dan 70 persen nasional dan lokal.
Adapun jenis olah raga yang akan dipertandingkan, meliputi "aggressive in-line", "BMX freestyle", "Skateboard" dan "wall climbing" (panjat dinding).
Khusus jenis olah raga ekstrem in-line skate atau lebih dikenal dengan istilah "roller blad" itu merupakan pengembangan olah raga sepatu roda yang populer di kalangan remaja baik nasional maupun internasional.
"Untuk olah raga skateboard akan dinilai dari segi tingginya lompatan dan kecepatan, sedang untuk manjat dinding dilihat dari segi kecepatan dan kecermatan," kata dia.
Mengenai pemilihan Kota Makassar sebagai tuan rumah IOXC 2009, ia mengatakan, karena memiliki lapangan yang cukup representatif untuk olah raga ekstrem berskala internasional, yakni Lapangan Karebosi.
Pertimbangan lainnya, karena di lapangan tersebut juga menjadi pusat bisnis di tengah kota yang berjulukan "Anging Mammiri" ini.
Pada bagian barat merupakan area lapangan sepak bola dan bagian timur lapangan tennis, sementara di bawah lapangan tersebut terdapat mal yang sudah difungsikan sejak 2008.
Sebelumnya, Deputi Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga (Deputi Menpora RI) Sudrajat Rasyid, di Makassar, mengatakan, dipilihnya kota Makassar akan menjadi penyelenggara olah raga tingkat internasional karena mempunyai banyak keunikan.
Selama ini, Makassar dikenal sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan mempunyai nilai jual yang bisa ditawarkan kepada peserta olah raga ekstrem tersebut. Apalagi, para peserta yang akan mengikuti beberapa cabang olah raga ekstrem itu berasal dari luar negeri.
"Makassar mempunyai banyak keunikan yang bisa dijual ke luar negeri, makanya Makassar kita pilih menjadi penyelenggara IOXC berskala internasional," ujarnya didampingi artis ibu kota yang juga menjadi ikon IOXC, Marini Sumarnis.
Keunikan Makassar bukan hanya pada dari pariwisatanya, tetapi Makassar juga mempunyai pantai losari yang menjadi ikon, bangunan warisan kerajaan dan bangunan Belanda (royal heritage), seperti Benteng Fort Rotterdam serta Lapangan Karebosi yang semuanya berada di pusat Kota Makassar.
(T.PK-MH/F002)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
