
Dua Penghuni Terbakar Dalam Rukonya

"Kebakarannya subuh tadi sekitar pukul 04.00 Wita. Dua penghuni rumah toko itu mengalami luka bakar...
Makassar (Antara Sulsel) - Dua orang warga di jalan poros Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mengalami luka bakar setelah rumah toko (ruko) yang ditempatinya bekerja terbakar.
"Kebakarannya subuh tadi sekitar pukul 04.00 Wita. Dua penghuni rumah toko itu mengalami luka bakar yang cukup serius dan kini sudah ditangani oleh tim medis rumah sakit," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Senin.
Dua warga yang mengalami luka bakar itu yakni, Kahar (23) dan Awi (23). Keduanya mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya seperti di wajah, kedua kakinya serta kedua tangannya.
Kedua korban itu ditemukan dalam keadaan terbakar oleh warga setempat yakni Sultan Dg Tiro dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum (RSU) Syekh Yusuf Gowa.
"Saat kejadian, dua korban itu berlarian ke luar rukonya dan mendatangi Sultan Dg Rani. Tetangganya yang melihat kedua korban masih terbakar langsung disiram pakai air dan dibawa ke rumah sakit," katanya.
Kombes Dicky menjelaskan, ruko yang menjual bahan bangunan itu terbakar di subuh hari yang oleh penyebabnya sendiri masih dalam penyelidikan Polsek Bajeng.
Saat kedua korban dibawa ke rumah sakit oleh Sultan Dg Tiro, warga lainnya kemudian melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Polsek Bajeng.
Proses pemadaman yang berlangsung selama sekitar setengah jam itu hanya dihuni oleh kedua korban sedangkan pemiliknya Nasrullah Dg Rafi (45) tidak tinggal di rukonya.
"Polisi sudah melakukan penyelidikan terkait kebakaran itu dan memeriksa sejumlah saksi-saksi. Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab kebakaran itu," jelasnya.
Adapun kerugian materil yang ditaksir dalam musibah itu yakni sebesar Rp600 juta termasuk beberapa bahan bangunan yang ikut terbakar.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
