
Puncak Arus Mudik di TRD Makassar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Puncak Arus mudik di Terminal Regional Daya (TRD) Makassar, Sulawesi Selatan terjadi pada H-3 jelang lebaran.
Pemantauan di Terminal Regional Daya Makassar, Jumat, penumpang yang mudik ke sejumlah kota tujuan Provinsi Sulsel, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara melonjak dibanding hari biasa.
Kepala Bagian Produksi Terminal Regional Daya Makassar, M.Yahya, mengatakan, penumpang yang berangkat hari ini diperkirakan mencapai 8.000 orang, melonjak sekitar 2.000 orang dibanding H-4 jelang lebaran.
"Penumpang di TRD pada hari biasa normalnya sekitar 2500 - 3000 orang," katanya.
Sedang penumpang yang berangkat dari TRD pada H-4 dengan angkutan kota antarprovinsi (AKAP) maupun angkutan kota dalam provinsi (AKAP) mencapai 5.557 orang sedang yang tiba 4.551 orang.
Melonjaknya arus mudik di TRD pada H-3 karena Kamis malam (17/9) Kapal milik PT. Pelni KM. Ciremai dari Surabaya menurunkan penumpang sekitar 1.600 orang.
"Hari ini penumpang melonjak karena semalam KM Ciremai dari Surabaya yang tiba pukul 22.00 Wita menurunkan sekitar 1.600 orang belum melanjutkan perjalanan ke beberapa kota karena angkutan darat sudah berangkat," katanya.
Selain itu arus mudik melonjak karena kemarin (17/9) merupakan hari terakhir PNS atau pegawai swasta bekerja, dan hari ini baru berangkat..
"Armada bis cadangan yang disediakan perusahaan otobis (PO) sudah diberangkatkan, kecuali armada panther belum diberangkatkan tetapi tetap disiagakan," kata A. Pawelloi, staf humas Terminal Regional Daya Makassar.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
