
20 Pemain PSM Tiba Di Serui

Makassar (Antara Sulsel) - Sebanyak 20 pemain yang diboyong tim PSM sudah tiba di Serui, Papua, sebagai persiapan menghadapi tuan rumah Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Marora, Papua, 4 Mei 2017.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina saat dikonfirmasi dari Makassar, Selasa, mengatakan seluruh rombongan telah tiba pada pukul 11.00 WIT pada Selasa (2/5) dan langsung menuju hotel untuk beristirahat.
"Sore harinya tim hanya melakukan recovery setelah melakukan perjalanan yang begitu panjang hingga sampai ke Serui," katanya.
Sementara 20 pemain yang dibawa serta dalam tur Papua kali ini yakni Rivki Mokodompit, Deny Marcel, Hendra Wijaya, Reva Adi Utama, Wasyiat Hasbullah, Muhammad Arfan, Wiljan Pluim, Marc Anthony Klok, Syamsul Chaeruddin, Rizky Pellu, Syafei, Gozali Siregar, M Rahmat, Romario, Ridwan Tawainella, Andri, Reinaldo Elias, dan Titus Bonai.
Seluruh pemain diharapkan bisa kembali mengeluarkan penampilan terbaiknya demi meraih poin maksimal di kandang Perseru Serui.
"Kami tentunya berharap bisa meraih hasil terbaik dalam laga tandang ini. Seluruh pemain juga dalamkondisi siap," jelasnya.
Sementara itu, PSM Makassar harus kehilangan dua benteng kokoh yakni bek asing PSM asal Prancis Steven Paulla dan Hamka Hamzah akibat mengalami cedera.
Untuk Steven Paulle masih harus menjalani terapi sementara Hamka Hamzah masih harus melakukan pemeriksaan dari tim fisioterapi PSM di Makassar.
Khusus Steven Paule yang merupakan pemain kelahiran 10 Februari 1986 di Cannes, Prancis itu juga tidak diturunkan saat PSM menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Minggu malam.
Sementara Hamka Hamzah terlihat mulai kesakitan seusai membela tim kebanggaan masyarakat Makassar menghadapi Persija.
"Hamka Hamzah tidak ikut dalam rombongan karena akan menjalani fisioterapi di Makassar. Mudah-mudahan kondisinya tidak mengkhawatirkan," sebutnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
