
Peringatan HUT Lutim Pecahkan Rekor Nasional

Makassar (Antara Sulsel) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kabupaten Luwu Timur (Lutim) berhasil mencatatkan rekor nasional yang dibukukan oleh Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) untuk pembakaran 14 ribu nasi bambu.
"Tak disangka acara ini begitu indah dan meriah, itu tandanya masyarakat Lutim punya kekompakan. Lutim saat ini menyongsong kemajuan yang menghadirkan modernisasi. HUT ini perwujudan penampilan masyarakat Luwu yang selalu siap menghadapi tantangan," kata Syahrul saat menghadiri pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lutim di Malili, Sulsel, Rabu.
Syahrul dengan menggunakan pesawat dari Makassar ke Sorowako tiba pukul 12:30 WITA dan dijemput langsung oleh Bupati Luwu Timur,l Muhammad Thoriq Husler bersama Muspida Kabupaten Lutim.
Selain Syahrul, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur juga hadir. Rombongan kemudian menuju Rujab dan disambut oleh Wakil Bupati, Irwan Bahri Syam dan Sekda Lutim, Bahri Suli pada Rabu siang.
Sesampainya di Rujab, Asman Abnur dan Syahrul langsung menikmati pemandangan alam dan berfoto bersama. Lokasinya yang berada di dataran tinggi dimanjakan oleh pemandangan alam dan pegunungan yang hijau.
Rombongan menteri bersama gubernur kemudian menuju lokasi Festival Sungai Malili, dengan melepas secara resmi lomba perahu naga, pembakaran lampion dan 14 ribu nasi bambu.
Syahrul pada kesempatan tersebut mengatakan Lutim adalah daerah paling kondunsif, warga saling peduli saling menghormati, damai dalam keseharian yang berarti memiliki agama yang baik.
"Jaga kebersamaan rakyat. Jangan ada benturan antara satu dengan yang lain. Masyarakat yang harus patuh pada aturan yang ada. Sehingga akan nampak kesejahteraan masyarakat," harap Syahrul.
Hadirnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, menurut Syahrul tidak mudah dan berkah bagi rakyat Lutim.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Lutim Thoriq Husler mengatakan daerah yang dipimpinnya sangat menjanjikan dan memiliki masa depan yang baik.
"Lutim merupakan kota mimpi yang wajib diwujudkan oleh genersi penerus. Mengingatkan akan keindahan yang wajib dilestarikan serta merupakan warisan kehidupan nenek moyang kita, daerah sungai ini akan dijadikan destinasi wisata" ujar Husler.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
