
Kasus Lakalantas di Sidrap Menurun

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Jumlah kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) tahun ini di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi selatan, mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya.
Demikian dikemukakan Kapolres Sidrap AKBP Ponadi SIK melalui Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Jamaluddin saat dihubungi Minggu, mengatakan, penurunan jumlah laklantas tersebut terlihat pada mudik lebaran sejak H-7 hingga H +7 lebaran Idul Fitri 1430 hijriyah.
Menurut dia, hanya ada dua kasus kecelakaan pada Operasi Ketupat Lipu tahun ini. Satu kasus terjadi sebelum lebaran Idul Fitri Minggu 20 September lalu, dan satu kasus lagi terjadi setelah hari raya. Disebutkan, keduanya adalah warga Sidrap yang tinggal di Makassar.
Diakui oleh Jamaluddin, kasus Lakalantas tahun ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun lalu, dan hal itu menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam berkendara dijalan raya, sehingga lakalantas, khususnya di jalan raya semakin menurun.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa hingga operasi ini selesai pada Senin 28 September . Kami terus melakukan pengamanan agar kasus Lakalantas di Sidrap bisa ditekan semaksimal mungkin," kata dia.
Lebih lanjut Kasat Lantas Polres Sidrap mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat posko dalam rangka Operasi Ketupat Lipu 2009. Posko tersebut dibangun di Desa Lainungan yang berbatasan dengan Parepare, Posko Rappang yang berbatasan dengan Enrekang, Posko Lancirang yang berbatasan dengan Wajo, serta posko kota di Pangkajene.
Di pos tersebut, disiapkan sejumlah fasilitas seperti tempat tidur, bengkel, dan fasilitas kesehatan. Selain polisi, sejumlah unsur lain juga dilibatkan dalam operasi tersebut. Seperti TNI, Jasa Raharja, Satpol PP, Organda, Orari, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.
Sejauh ini kata Jamaluddin, pengendara dan penumpang yang melintas di Sidrap, menggunakan keempat posko tersebut dengan baik.
(T.PSO-098/S006)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
