Logo Header Antaranews Makassar

Staf Presiden Cari Pengusaha Muda Di Unhas

Selasa, 31 Oktober 2017 16:15 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - Kantor Staf Presiden (KSP) bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) dan Universitas Hasanuddin melaksanakan kegatan bertajuk "Enterpreneur Wanted" di Unhas, Selasa, untuk mencari pengusaha muda Indoensia.

Deputi III Kepala Staff Kepresidenan Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis, Denni Puspa Purbasari, mengatakan sebuah ramalan dalam 14 tahun kedepan menyebutkan jumlah orang tua akan lebih besar dari pada penduduk muda.

"Artinya jika generasi yang tua lebih produktif dari generasi muda, maka diramalkan, satu-satunya Indonesai kedepan adalah income perkapitanya akan turun," katanya.

Maka dari itu, KSP mengajak kita semua untuk bangkit sesuai semangat, bahwa anakmuda Indonesia bisa mengambil tongkat stafet pembangunan dan mengiring negara ini agar lebih hebat kedepan," lanjut dia.

Penyelenggaraan kegiatan "Entrepreneur Wanted" itu sebelumnya telah dilaksanakan di enam daerah sebelumnya yakni Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Padang, Sidarjo dan Bogor.

Berdasarkan statistik menunjukkan jumlah pengusaha di Indonesia begitu tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Presentase wirausahawan dibandingkan jumlah pendudukan Indonesia baru mencapai 3,1 persen. Angka itu masih jauh tertinggal dibandingkan Singapura yang mencapai 7 persen atau Malaysia sengan 5 persen.

Untuk itu maka perlu upaya serius dan terencana untuk mendorong tumbuhnya minat kewirausahaan, terutama dikalangan anak-anak muda. Sebab munculnya usaha-usaha baru tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga menciptakan lapangan pekerjaaan.

"Pada generasi zaman now, KSP ingin menyebarkan inspirasi bagaimana memulai kewirausahaan. Proses menjadi wirausaha berbeda-beda dan diantaranya bisa melalui dengan begitu muda. Adapula pebisnis berusaha dulu mengumpulkan uang dan menemukan insprasi sehingga berani meninggalkan zona kenyamanan," jelas Denni.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026