
Pemkab Bantaeng Uji Coba Kecamatan Otonomi

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menguji coba pelaksanaan otonomi pada tingkat kecamatan.
Tahap awal uji coba akan dilakukan di Kecamatan Bantaeng yang merupakan ibukota kabupaten.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada halal bihalal tingkat Kecamatan Bantaeng, Selasa, mengatakan, melalui otonomi pada tingkat kecamatan diharapkan muncul inovasi baru di bidang pelayanan.
"Kita akan mulai pada tingkat kecamatan. Bagaimana membangun tim kerja yang kuat, bagaimana sinergi untuk menghilangkan ego sektor serta sistem pelayanan yang baik," terangnya.
Dengan otonomi ini, lanjutnya, juga diharapkan ada gebrakan dari Kecamatan Bantaeng yang membedakan dengan kecamatan lainnya. Tentu saja gebrakan itu berupa gebrakan yang dapat meringankan beban masyarakat.
Bukan sebaliknya, urai Nurdin Abdullah, yang meminta aparatnya bekerja dilandasi niat yang tulus dan ikhlas agar tidak menjadi beban.
"Yakinlah, bila kita bekerja dengan niat yang tulus dan ikhlas, maka apa yang kita kerjakan akan berjalan dengan baik," tuturnya.
Ia kemudian meminta semua pihak, terutama aparat pada tingkat kelurahan agar memperhatikan masalah kebersihan. Masalah ini perlu dibudayakan agar masyarakat menyadari arti pentingnya kebersihan.
"Kalau masyarakat sudah menyadari pentingnya kebersihan, dengan sendirinya, kota ini akan bersih. Itu akan menjadi modal untuk meraih adipura meski itu bukan tujuan utama," urai Bupati Bantaeng.
Ia berharap aparatur pemerintahan hendaknya dapat memikirkan arah pengembangan kota dan bagaimana memberikan pelayanan yang baik agar masyarakat meningkatkan kesadarannya memenuhi kewajiban.
"Saya sangat berharap, semua satu visi dan tak ada ego sektor agar kita bisa membangun dengan baik, terutama hak dasar masyarakat itu sendiri dan menyebut sejumlah proyek yang sedang berjalan," katanya.
Proyek-proyek tersebut masing-masing pembangunan Cekdam multi fungsi di Balang Sikuyu yang tak hanya diharapkan mengatasi banjir dan penampung air pada musim hujan tapi juga menjadi tempat rekreasi baru dan pengembangan perikanan air tawar.
Selain itu, ada proyek revitalisasi pantai dan proyek pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) milik PDAM di Desa Barua, Kecamatan Ere Merasa. Belum lagi proyek pengembangan Pantai Marina Korong Batu untuk rekreasi pantai serta proyek pengembangan agrowisata di kecamatan Ulu Ere.
Kehadiran proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut diharapkan dapat memerangi kemiskinan, kebodohan dan pengangguran yang menjadi musuh bersama selama ini.
"Kita harus bisa memerangi ketiga musuh tersebut untuk mengembalikan kejayaan Bantaeng yang pada zaman Belanda dijadikan pusat pemerintahan (Afdeling)," pintanya lagi pada halal bihalal yang hikmahnya dibawakan ustadz KH Hamzah.
Camat Bantaeng Dra Nurhasni, MA menyambut baik keinginan Bupati Bantaeng untuk memberikan otonomi pada tingkat kecamatan.
"Insya Allah, kami akan coba melakukan yang terbaik untuk daerah ini," ucapnya.
(T.PSO-099/Z002)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
