
Korem Mamuju Raih Peringkat III Sergap Kementan

Mamuju (Antara Sulsel) - Komando Resort Militer Taroada Tarogau Kabupaten Mamuju berhasil meraih penghargaan peringkat III s dari Kementrian Pertanian (Kementan).
Kepala Penerangan Korem 142 Tatag, Mayor Inf Haryo Mustoko di Mamuju, Selasa, mengatakan Dirjen Tanaman pangan Kementan Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto memberikan penghargaan dari di bidang capaian tertinggi Sergap Tahun 2017 di Hotel Singgasana Sulawesi Utara.
Ia mengatakan, yang diberikan penghargaan diantaranya Danrem Baladhika Jaya Malang Peringkat I, Peringkat II Danrem Sunan Gunung Jati Cirebon, dan Peringkat III Danrem Taroada Tarogau, Mamuju.
Sementara untuk Kategori Komandan Kodim (Dandim ), Peringkat I Dandim Jember, Peringkat II Dandim Banyuwangi, Peringkat III Dandim 1405/ Parepare.
"Untuk katagori Komandan Rayon Militer (Danramil ) Peringkat I Danramil 0824 Sukowono Jember, Peringkat II Danramil 0825 Rogojampi Banyuwangi, dan Peringkat III Danramil 1405 Parepare," katanya.
Menurut dia, Sedangkan kategori bintara pembina desa (Babinsa) Peringkat I Babinsa Baratan Patrang Jember, Peringkat II Babinsa Watukebo Blimbingsari Banyuwangi dan Peringkat III Babinsa 1405 Parepare.
"Pemerintah melalui Mentan dalam menjaga penyerapan gabah yang ada di tingkat petani dan menjaga kestabilan harga oleh Bulog dibantu oleh TNI, dinas pertanian dan dinas pangan terus berkoordinasi dalam meningkatkan daya serap memasuki akhir tahun 2017," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Kementan mengapresiasi hasil kerja semua instansi terkait, khususnya Babinsa sebagai ujung tombak dalam kegiatan sergap tersebut sehingga harus dipertahankan dan ditingkatkan guna swasembada pangan Indonesia.
"Kita patut bangga atas Prestasi yang di raih oleh Korem 142/Tatag, dengan kerja keras dan koordinasi yang baik dengan instansi terkait dan menyingkirkan beberapa nominasi dari satuan lain di tingkat TNI AD," ujarnya.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
