Logo Header Antaranews Makassar

Brimob Polda Sulsel apel pengamanan pilkada serentak

Kamis, 4 Januari 2018 11:35 WIB
Image Print
Komandan Brimob Polda Sulsel Kombes Adeni Muhan memeriksa peralatan senjata dan tameng pengamanan pilkada serentak di Sulsel, di Makosat Brimob Polda Sulsel, Kamis.
Komandan Brimob Polda Sulsel Kombes Adeni Muhan memeriksa peralatan senjata dan tameng pengamanan pilkada serentak di Sulsel, di Makosat Brimob Polda Sulsel, Kamis.

Makassar (Antaranews Sulsel) - Brimob Polda Sulawesi Selatan menggelar apel kesiagaan pengamanan pemilihan kepala daerah serentak pada 12 kabupaten dan kota serta pemilihan gubernur pada tahun 2018 ini.

"Hari ini, serentak kami lakukan apel kesiagaan untuk pengamanan pilkada serentak dan semua batalion Brimob juga melakukannya," ujar Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Adeni Muhan, di Makosat Brimob Polda Sulsel, di Makassar, Kamis.


Personel yang diterjunkan dalam pengamanan itu terbagi dalam beberapa regu, seperti regu antihuru hara (PHH), regu intelijen, dan penembak jitu.

Ia menyebutkan sebanyak 15 satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sulsel disiagakan untuk pengamanan pemilihan kepala daerah serentak di 12 kabupaten dan kota serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. "Mereka tinggal kami kirim ke daerah yang akan menggelar pilkada serentak," kata Muhan.


Sebanyak 15 SSK atau setara dengan 1.500 personel itu disiapkan dari empat detasemen atau Batalion Brimob Polda Sulsel yang terbagi di empat wilayah, seperti di bagian utara, timur, selatan, dan barat provinsi ini. Adapun penyebaran personel Brimob Polda Sulsel dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pilkada pada sembilan kabupaten, tiga kota, dan satu provinsi.

"Pada hari ini semuanya kami persiapkan mulai dari pasukannya, peralatannya, dan kendaraannya yang menunjang untuk pengamanan pilkada serentak itu," katanya.

Jumlah personel yang akan dikerahkan juga bervariasi berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing daerah sesuai dengan pemetaan yang dilakukan oleh Mabes Polri dan Polda Sulsel.

"Yang jelas semua personel kami siagakan. Kami akan all out untuk pengamanan ini dan semuanya harus berjalan lancar, aman, dan terkendali agar menghasilkan pesta demokrasi yang baik," katanya lagi.

Muhan mengatakan pasukan pengamanan dari regu Brimob itu sifatnya adalah di bawah kendali operasi (BKO) karena polres masing-masing kabupaten dan kota yang akan bertanggung jawab penuh dalam pengamanannya.

"Kami hanya pasukan pengamanan BKO, karena yang punya tanggung jawab pengamanan adalah polres masing-masing daerah. Kami tetap akan bekerja sesuai dengan protap," ujarnya lagi.

Sebanyak 12 kabupaten dan kota yang menggelar pilkada serentak di Silsel, yakni Kota Makassar, Kota Palopo, Kota Parepare, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Enrekang. Selanjutnya Kabupaten Pinrang, Sinjai, Bantaeng, Wajo, Luwu, Sidrap, dan Kabupaten Jeneponto serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sulsel.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026