Logo Header Antaranews Makassar

Prof Jasruddin jabat Koordinator Kopertis IX Sulawesi

Sabtu, 13 Januari 2018 21:02 WIB
Image Print
Prof Jasruddin (Istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Jasruddin ditunjuk oleh Kemenristekdikti sebagai koordinator Kopertis wilayah IX Sulawesi.

Kepala Humas UNM, Burhanuddin SE MM, Sabtu, mengatakan penunjukan itu tertuang dalam surat keputusan Menristek Dikit nomor 211/A.A2/KP/2018 yang dikeluarkan tertanggal 12 Januari 2018.

Rencananya pelantikan Koordinator Kopertis yang baru akan digelar di Ruang Auditorium Gedung D lantai 2 Kemenristek Dikti di Jakarta, pada 15 Januari 2018.

"Prof Jasruddin sesuai rencana akan dilantik sebagai Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi pada Senin pekan depan," katanya.

Prof Jasruddin sendiri menggantikan posisi Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof Andi Niartiningsih yang telah menjabat sebagai koordinator kopertis sejak 2013 hingga 2017.

"Untuk pelantikannya akan dilaksanakan di Kantor Kemenristekdikti di Jakarta. Kita tentu ikut bersyukur dengan penunjukan Prof Jasruddin," jelasnya.

Lebih jauh, Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) telah berhasil meraih status akreditasi A.

Perubahan status dari akreditas B ke A itu tertuang dalam Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 4956/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2017.

"Kami khususnya Prodi Sastra Inggris FBS Universitas Negeri Makassar tentu begitu bersyukur dengan keberhasilan meraih status akreditasi A," katanya.

Ketua Prodi Sastra Inggris FBS UNM, Dr Sukardi Weda mengatakan, persiapan mendapatkan status akreditasi A ini memang sudah dilakukan cukup lama yakni sejak tahun 2015.

Persiapannya mulai dengan membentuk tim penyusun Borang yang bertujuan untuk menjalankan tanggung dalam menyelesaikan pengumpulan data dan kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk pengajuan akreditasi program studi tersebut.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026