Logo Header Antaranews Makassar

Pangdam ingatkan agar ketertiban tidak diganggu

Senin, 19 Februari 2018 19:29 WIB
Image Print
Ketua KPU Sulsel dievakuasi menggunakan helikopter TNI AD saat simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) Pilkada serentak 2018 di Makassar, Senin (19/2). ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang

Makassar (Antaranews Sulsel) - Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti mengingatkan kepada semua pihak agar tidak mengganggu ketertiban umum dalam proses pemilihan kepala daerah serentak ini.

"Apel pengucapan ikrar dan simulasi pengamanan keamanan kota ini adalah puncak dari kesiapan kita dalam menghadapi proses pilkada serentak," jelas Mayjen TNI Agus Surya Bakti di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, dalam proses pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 ini, ada 12 kabupaten dan kota yang menggelarnya serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

Karenanya, dirinya kembali mengingatkan kepada semua pihak agar bisa bersama-sama dalam menciptakan pilkada yang aman, tertib dan lancar.

"Pilkada yang aman, tertib dan lancar adalah harapan kita bersama karena TNI dan Polri akan selalu berada di garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Agus menerangkan, pilkada adalah nama lain dari pesta demokrasi di mana semuanya bebas dalam hal memilih dan menggunakan hak politik dari setiap warga sipil.

Namun, kebebasan yang dimaksudkannya adalah kebebasan dalam menggunkan hak pilih bukannya bebas dalam hal negatif seperti kampanye hitam, menyebar fitnah dan sebagainya.

"Bebas di sini bukan bebas segala hal yah, seperti bebas menyebar hoaks, fitnah dan lainnya. Bebas yang kami maksudkan adalah bebas menggunakan hak pilih kepada siapa saja calon kepala daerah yang diharapkan," ujarnya.

Pangdam juga mengaku jika semua instrumen dalam menciptakan pilkada damai, aman dan tertib telah dilakukannya seperti patroli bersama anggota Polri serta lainnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026