Logo Header Antaranews Makassar

warga berharap program "sahabat rakyat" terus berlanjut

Minggu, 25 Februari 2018 20:58 WIB
Image Print
ilustrasi Kartu Anak Indonesia (KIA) yang memberikan kemudahan akses anak-anak untuk layanan pendidikan, kesehatan, perbankan hingga keperluan administratif dengan satu kartu. ANTARA FOTO/Darwin Fatir/pd/16 ()

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Warga Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat berharap program yang diluncurkan pemerintah setempat, yakni Safari Sehari Berbakti Untuk Rakyat (Sahabat Rakyat) terus berlanjut.

"Sahabat Rakyat merupakan program yang menguntungkan masyarakat sebab memberikan kemudahan termasuk dari segi transportasi, dimana masyarakat tidak lagi harus jauh-jauh ke Kota Mamuju. Kami berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan," kata Kepala Desa Tommo, I Nyoman Sudita, Minggu.

Program Sahabat Rakyat, merupakan program Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tahun ini, program ini telah terlaksana di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalumpang yang dilaksanakan pada Januari dan di Kecamatan Tommo pada hari Jumat sampai Sabtu atau 23-24 Februari 2018.

"Di Desa Tommo sejak kemarin, kami telah sampaikan ke masyarakat terkait adanya pelayanan disini dan banyak masyarakat saya yang datang untuk mengurus kelengkapan administrasinya. Harapan kami kalau bisa, paling tidak sekali dalam setahun dilakukan kegiatan seperti ini, selain memperbaharui data kependudukan, juga memberi kemudahan kepada masyarakat," tutur I Nyoman Sudita.

Sedangkan warga Desa Tommo III, Puang Mappe` mengaku sangat merasakan manfaat dari program Sahabat Rakyat tersebut.

"Program Sahabat Rakyat ini sangat membantu. Saat program itu dilaksanakan di Kecamatan Tommo kemarin, saya menggunakan kesempatan itu untuk mengurus KTP, sebab jika harus ke Mamuju memakan waktu yang cukup lama," ujar Puang Mappe`.

Bupati Mamuju H Habsi Wahid mengaku akan melakukan evaluasi atas pelayanan yang ada, agar masyarakat dapat lebih dimudahkan.

Salah satunya lanjut Bupati, pada pengurusan KTP yang tentu akan lebih baik lagi jika masyarakat dapat menerima langsung KTP yang telah jadi.

"Saya melihat animo masyarakat sudah cukup banyak. Itu artinya, masyarakat membutuhkan program ini. Saya kira ini perlu dievaluasi dimana kekurangannya, semisalnya pengurusan KTP. Kalau bisa ada tempat yang didukung oleh jaringan sehingga ketika masuk data dari masyarakat bisa langsung cetak, begitupun dengan kartu keluarga tentu akan lebih baik lagi," terang Habsi Wahid.

Selain itu lanjutnya, keterlibatan pihak eksternal juga akan lebih ditingkatkan.

Pada program Sahabat Rakyat yang dilaksanakan di Kecamatan Tommo tambahnya, hanya melibatkan dua pihak eksternal yakni Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Perusahaan mobil truk Hino.

"Ke depan, kami akan lebih intensif mengajak pihak luar seperti instansi vertikal dan lain-lain, misalnya juga pihak perbankan. Insya Allah, Sahabat Rakyat bulan depan sudah banyak pihak luar yang ikut berpartisipasi," kata Habsi Wahid.

Sementara itu, sebagai pihak eksternal yang turut berpartisispasi, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Hadinengrat Nusantoro mengaku bahwa pihaknya sangat terbantu program Sahabat Rakyat, dimana sebagai instansi vertikal, juga perlu melayanai masyarakat secara langsung.

"Pada program seperti itu, kami memang ingin mendekatkan diri ke masyarakat, melayani secara langsung, karena kantor kami hanya ada di Kota Mamuju dan ini sangat efisien. Terbukti banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan kami," terang Hadinengrat.



Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2026