Gubernur Sulsel apresiasi program PTSL Kementerian ATR
Senin, 24 September 2018 17:32 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat diwawancarai wartawan di Makassar, Jumat (21/9). (Antaranews Sulsel/Abdul Kadir/18)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengapresiasi program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang diselenggarakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional.
"Inilah (PTSL) inovasi yang sesungguhnya menjadi kebutuhaan kita semua dalam 73 tahun kita merdeka," kata Nurdin usai peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional 2018, di Makassar, Senin.
Program tersebut, kata Nurdin, mampu menyederhanakan birokrasi sehingga mendukung penyediaan lahan untuk perumahan, dan industri, yang akan berdampak pada upaya pengentasan kemiskinan.
"Kalau kita kompak semua birokrasi yang panjang kita sederhanakan, Untuk mengentaskan kemiskinan sederhanakan birokrasi," kata dia.
Di era kepemimpinannya, Nurdin mengatakan pihaknya akan mereformasi sistem birokrasi dan pelayanan di Sulsel. Ia dan jajarannya bahkan siap memberikan pelayanan dan perizinan cepat dalam waktu satu jam.
"Kami siap meluncurkan izin dalam satu jam selesai. Program 100 hari mereformasi pelayanan yang berbelit-belit menjadi mudah," ujarnya.
Ia menekankan terkait kemitraan antara Pemprov Sulsel dan BPN, pihaknya berharap dapat menghadirkan pelayanan yang efektif dan mudah, termasuk mendukung iklim investasi yang baik dalam berbagai tingkatan baik provinsi dan kabupaten kota.
Kementerian ATR/BPN sendiri saat ini sedang melaksanakan program PTSL. Dengan PTSL ini, Kementerian ATR/BPN dapat mewujudkan target yakni tahun 2025 sebanyak 126 juta bidang tanah di Indonesia sudah terdaftar.
Pada kesempatan ini, gubernur menyerahkan sebanyak 90 bidang sertipikat. Gubernur juga mendapatkan piagam penghargaan Hantaru 2018.
"Inilah (PTSL) inovasi yang sesungguhnya menjadi kebutuhaan kita semua dalam 73 tahun kita merdeka," kata Nurdin usai peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional 2018, di Makassar, Senin.
Program tersebut, kata Nurdin, mampu menyederhanakan birokrasi sehingga mendukung penyediaan lahan untuk perumahan, dan industri, yang akan berdampak pada upaya pengentasan kemiskinan.
"Kalau kita kompak semua birokrasi yang panjang kita sederhanakan, Untuk mengentaskan kemiskinan sederhanakan birokrasi," kata dia.
Di era kepemimpinannya, Nurdin mengatakan pihaknya akan mereformasi sistem birokrasi dan pelayanan di Sulsel. Ia dan jajarannya bahkan siap memberikan pelayanan dan perizinan cepat dalam waktu satu jam.
"Kami siap meluncurkan izin dalam satu jam selesai. Program 100 hari mereformasi pelayanan yang berbelit-belit menjadi mudah," ujarnya.
Ia menekankan terkait kemitraan antara Pemprov Sulsel dan BPN, pihaknya berharap dapat menghadirkan pelayanan yang efektif dan mudah, termasuk mendukung iklim investasi yang baik dalam berbagai tingkatan baik provinsi dan kabupaten kota.
Kementerian ATR/BPN sendiri saat ini sedang melaksanakan program PTSL. Dengan PTSL ini, Kementerian ATR/BPN dapat mewujudkan target yakni tahun 2025 sebanyak 126 juta bidang tanah di Indonesia sudah terdaftar.
Pada kesempatan ini, gubernur menyerahkan sebanyak 90 bidang sertipikat. Gubernur juga mendapatkan piagam penghargaan Hantaru 2018.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi III DPR: Pemecatan Dirnarkoba terkait pemerasan DWP sudah tepat
02 January 2025 12:19 WIB, 2025
DPR RI hargai keputusan Presiden Prabowo setujui capim KPK pilihan Jokowi
13 November 2024 7:55 WIB, 2024
Kementerian PANRB gelar forum diskusi refleksi kinerja Jokowi-Ma'ruf
10 October 2024 10:40 WIB, 2024
Menteri PANRB : ASN yang pasangannya maju pada Pilkada 2024 wajib jaga netralitas
08 October 2024 10:23 WIB, 2024
Menteri PANRB menerbitkan surat edaran tentang tindak tegas ASN pelaku "judol"
24 September 2024 14:47 WIB, 2024
Menteri PANRB memastikan pelamar seleksi CPNS tidak ada yang dirugikan
05 September 2024 21:21 WIB, 2024
Menpan-RB meminta Pemda efisienkan aplikasi untuk pelayanan masyarakat
27 August 2024 19:01 WIB, 2024
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019