Wagub Sulsel minta Dinkes cegah DBD
Selasa, 22 Januari 2019 11:28 WIB
Wagub Sulsel memberikan keterangan pers di Makassar, Senin (21/12/2019). (Foto Antara/Abd Kadir).
Makassar (Antaranews Sulsel) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta Dinas Kesehatan, baik provinsi maupun kabupaten dan kota di daerah itu, melakukan pencegahan terhadap perkembangan penyakit demam berdarah dengue (DBD), khususnya saat musim hujan ini.
Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Senin, mengatakan pihaknya pada Desember 2018 juga telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadapi perubahan musim. "Tentu akan ada tindakan-tindakan dari Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi itu, apalagi ini sudah musim penghujan," ujar dia.
Selain penanganan soal penyakit demam berdarah dengue, pihaknya juga fokus mengantisipasi serangan berbagai penyakit yang lain akibat banjir. "Kami akan kembali bertemu dengan dinas untuk melihat bagaimana kondisi ?terkini," ujar dia.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa telah mengimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit yang berbasis lingkungan, khususnya DBD.
Imbauan itu disampaikan menyusul penyakit demam berdarah dengue sudah mulai menyerang masyarakat, seperti salah satunya yang ditemukan di Puskesmas Kampili, Kabupaten Gowa belum lama ini.
Kepala Dinkes Gowa Hasanuddin mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyemprotan nyamuk atau pengasapan, serta abatesasi secara gratis sebagai upaya pencegahan terhadap merebaknya serangan demam berdarah dengue.
Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, terutama dengan melakukan Gerakan 3M, yakni menguras bak air secara rutin, menutup berbagai barang yang bisa menjadi tempat genangan air, dan mengubur sampah.
Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Senin, mengatakan pihaknya pada Desember 2018 juga telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadapi perubahan musim. "Tentu akan ada tindakan-tindakan dari Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi itu, apalagi ini sudah musim penghujan," ujar dia.
Selain penanganan soal penyakit demam berdarah dengue, pihaknya juga fokus mengantisipasi serangan berbagai penyakit yang lain akibat banjir. "Kami akan kembali bertemu dengan dinas untuk melihat bagaimana kondisi ?terkini," ujar dia.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa telah mengimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit yang berbasis lingkungan, khususnya DBD.
Imbauan itu disampaikan menyusul penyakit demam berdarah dengue sudah mulai menyerang masyarakat, seperti salah satunya yang ditemukan di Puskesmas Kampili, Kabupaten Gowa belum lama ini.
Kepala Dinkes Gowa Hasanuddin mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyemprotan nyamuk atau pengasapan, serta abatesasi secara gratis sebagai upaya pencegahan terhadap merebaknya serangan demam berdarah dengue.
Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, terutama dengan melakukan Gerakan 3M, yakni menguras bak air secara rutin, menutup berbagai barang yang bisa menjadi tempat genangan air, dan mengubur sampah.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antisipasi penyakit berbahaya, personel Satpol PP di Sulsel diperiksa kesehatannya
01 February 2026 18:27 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Karyawan Sharp Indonesia laksanakan trauma healing untuk korban banjir
09 January 2020 5:37 WIB, 2020