Manado (ANTARA News) -  Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan membangun monumen "Torang Samua Basudara",  berbentuk lilin dipusat  ibukota Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu.

Dalam acara diskusi Manado Kota Parawisata Dunia (MKPD), di Manado, Jumat, Sekertaris  Kota (Sekot) Manado, Vikky Lumentut mengatakan, monumen setinggi 50 meter itu  direncanakan selesai tahun ini.

Diskusi tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulut bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulut  dan  Lembaga Media What's Sulut.

Dihadapan 50 peserta diskusi tersebut, Lumentut,  yang juga akan maju sebagai calon Walikota Manado periode 2010-2015, mengatakan momumen itu akan berdiri megah di tepi pantai  Teluk Manado.

Monumen tersebut akan dilengkapi lampu sehingga pada malam hari  terlihat semakin indah dan lebih menonjol dari semua bangunan, sebab  gedung bertingkat di kota tersebut paling tinggi 40 meter.

Ketika pesawat terbang masuk kota tersebut akan terlihat  monument itu  berdiri megah berdampingan dengan jembatan layang  melintas  Pelabuhan Manado, sehingga akan menjadi daya tarik  bagi dunia pariwisata,  kata  Lumentut .

Menjawab pertanyaan, Lumentut mengatakan monumen tersebut menunjukkan bahwa warga Manado menerima siapa saja yang berkunjung ke kota itu dan dianggap sebagai saudara.

Diharapkan monumen tersebut bisa menjadi bagian dari sekian daya tarik bagi turis  mancanegara atau  nusantara  untuk berkunjung di  Manado, sebab  kota ini juga memiliki Taman Nasional Laut Bunaken dan  objek  wisata kuliner "Tinutuan".

Dalam diskusi  dipandu Ketua PWI Sulut, Jootje Kumajas,  Sekot   Vikky Lumentut juga menjelaskan  tahun ini dilanjutkan pelebaran jalan tahap kedua  dari  Bandara  Samratulangi menuju Pusat Kota Manado. (T.K005/Z003)