Pemkot Bangun Monumen Torang Samua Basudara
Jumat, 12 Februari 2010 14:24 WIB
Manado (ANTARA News) - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan membangun monumen "Torang Samua Basudara", berbentuk lilin dipusat ibukota Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu.
Dalam acara diskusi Manado Kota Parawisata Dunia (MKPD), di Manado, Jumat, Sekertaris Kota (Sekot) Manado, Vikky Lumentut mengatakan, monumen setinggi 50 meter itu direncanakan selesai tahun ini.
Diskusi tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulut bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulut dan Lembaga Media What's Sulut.
Dihadapan 50 peserta diskusi tersebut, Lumentut, yang juga akan maju sebagai calon Walikota Manado periode 2010-2015, mengatakan momumen itu akan berdiri megah di tepi pantai Teluk Manado.
Monumen tersebut akan dilengkapi lampu sehingga pada malam hari terlihat semakin indah dan lebih menonjol dari semua bangunan, sebab gedung bertingkat di kota tersebut paling tinggi 40 meter.
Ketika pesawat terbang masuk kota tersebut akan terlihat monument itu berdiri megah berdampingan dengan jembatan layang melintas Pelabuhan Manado, sehingga akan menjadi daya tarik bagi dunia pariwisata, kata Lumentut .
Menjawab pertanyaan, Lumentut mengatakan monumen tersebut menunjukkan bahwa warga Manado menerima siapa saja yang berkunjung ke kota itu dan dianggap sebagai saudara.
Diharapkan monumen tersebut bisa menjadi bagian dari sekian daya tarik bagi turis mancanegara atau nusantara untuk berkunjung di Manado, sebab kota ini juga memiliki Taman Nasional Laut Bunaken dan objek wisata kuliner "Tinutuan".
Dalam diskusi dipandu Ketua PWI Sulut, Jootje Kumajas, Sekot Vikky Lumentut juga menjelaskan tahun ini dilanjutkan pelebaran jalan tahap kedua dari Bandara Samratulangi menuju Pusat Kota Manado. (T.K005/Z003)
Dalam acara diskusi Manado Kota Parawisata Dunia (MKPD), di Manado, Jumat, Sekertaris Kota (Sekot) Manado, Vikky Lumentut mengatakan, monumen setinggi 50 meter itu direncanakan selesai tahun ini.
Diskusi tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulut bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulut dan Lembaga Media What's Sulut.
Dihadapan 50 peserta diskusi tersebut, Lumentut, yang juga akan maju sebagai calon Walikota Manado periode 2010-2015, mengatakan momumen itu akan berdiri megah di tepi pantai Teluk Manado.
Monumen tersebut akan dilengkapi lampu sehingga pada malam hari terlihat semakin indah dan lebih menonjol dari semua bangunan, sebab gedung bertingkat di kota tersebut paling tinggi 40 meter.
Ketika pesawat terbang masuk kota tersebut akan terlihat monument itu berdiri megah berdampingan dengan jembatan layang melintas Pelabuhan Manado, sehingga akan menjadi daya tarik bagi dunia pariwisata, kata Lumentut .
Menjawab pertanyaan, Lumentut mengatakan monumen tersebut menunjukkan bahwa warga Manado menerima siapa saja yang berkunjung ke kota itu dan dianggap sebagai saudara.
Diharapkan monumen tersebut bisa menjadi bagian dari sekian daya tarik bagi turis mancanegara atau nusantara untuk berkunjung di Manado, sebab kota ini juga memiliki Taman Nasional Laut Bunaken dan objek wisata kuliner "Tinutuan".
Dalam diskusi dipandu Ketua PWI Sulut, Jootje Kumajas, Sekot Vikky Lumentut juga menjelaskan tahun ini dilanjutkan pelebaran jalan tahap kedua dari Bandara Samratulangi menuju Pusat Kota Manado. (T.K005/Z003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi kunjungi Monumen Pahlawan dan Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi Vietnam
12 January 2024 13:12 WIB, 2024
Monas masih menjadi tempat favorit untuk dikunjungi saat ke Jakarta
24 December 2023 18:23 WIB, 2023
Densus 88 : Waspadai aksi bela Palestina ditunggangi penggalangan dana teroris
04 November 2023 6:19 WIB, 2023
Kasal RI dan Wali Kota Makassar resmikan monumen MNEK 2023 di Kawasan CPI
07 June 2023 12:49 WIB, 2023
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Antisipasi kekeringan, BPBD Makassar telah distribusikan air bersih 3 juta liter
15 September 2026 13:20 WIB