Astra Agro Lestari uji limbah sawit setiap enam bulan
Sabtu, 20 Juli 2019 22:06 WIB
Community Development Area Manager C2 Astra Agro Lestari Tbk, Agung Senoaji. (ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah)
Makassar (ANTARA) - Community Development Area Manager C2 PT Astra Agro Lestari Tbk, Agung Senoaji menyampaikan pihaknya melakukan uji limbah pabrik kelapa sawit setiap enam bulan sekali, mulai dari limbah padat hingga cair.
"Kami lakukan uji seperti limbah cair, limbah padat, termasuk dengan kebisingan pabrik setiap enam bulan sejali," ungkapnya di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman antara warga Desa Bungingtimbe Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara dengan pihak PT Agro Nusa Abadi dan Astro Agro Lestari di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Agung menyampaikan pengujian limbah sawit tersebut untuk memastikan limbah dan aktivitas pabrik sawit itu tidak mempengaruhi kenyamanan masyarakat sekitar, khususnya segi kesehatan.
Bersamaan dengan itu, kata dia, uji limbah tersebut juga mencakup uji tingkat keasaman air rumah tangga yang digunakan masyarakat sekitar dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
"Soal limbah kita pasti ada penanganannya dan formulasi khusus untuk limbah berbahan sawit," kata Agung.
Agung mengatakan pihaknya memiliki formula dalam mengolah limbah berbahan sawit, seperti limbah cair yang kembali diolah menjadi pupuk cair untuk menyuburkan tanaman, begitu pula dengan limbah padat.
Sementara itu Kepala Desa Bungingtimbe, Kisran menyatakan limbah cair pabrik memang telah terbukti menyuburkan tanaman, begitu pula dengan limbah padat.
Umtuk itu, kata dia, rencananya akan memberdayakan anggota tim penggerak PKK di wilayahnya untuk mengelola limbah pabrik sawit itu agar bernilai ekonomis.
"Kami rencanakan semua itu, apalagi kita punya Koperasi Maju Bersama Bungintimbe untuk mengkoordinir potensi ekonomi di desa kami," ucapnya.
Kisran juga mengatakan perekonomian masyarakat sekitar terus berkembang dengan keberadaan pabrik kelapa sawit PT Agro Nusa Abadi sebagai cabang perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk.
"Sebab tidak sedikit warga kami yang menjadi pedagang dengan sasaran para pekerja pabrik," katanya.
"Kami lakukan uji seperti limbah cair, limbah padat, termasuk dengan kebisingan pabrik setiap enam bulan sejali," ungkapnya di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman antara warga Desa Bungingtimbe Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara dengan pihak PT Agro Nusa Abadi dan Astro Agro Lestari di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Agung menyampaikan pengujian limbah sawit tersebut untuk memastikan limbah dan aktivitas pabrik sawit itu tidak mempengaruhi kenyamanan masyarakat sekitar, khususnya segi kesehatan.
Bersamaan dengan itu, kata dia, uji limbah tersebut juga mencakup uji tingkat keasaman air rumah tangga yang digunakan masyarakat sekitar dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
"Soal limbah kita pasti ada penanganannya dan formulasi khusus untuk limbah berbahan sawit," kata Agung.
Agung mengatakan pihaknya memiliki formula dalam mengolah limbah berbahan sawit, seperti limbah cair yang kembali diolah menjadi pupuk cair untuk menyuburkan tanaman, begitu pula dengan limbah padat.
Sementara itu Kepala Desa Bungingtimbe, Kisran menyatakan limbah cair pabrik memang telah terbukti menyuburkan tanaman, begitu pula dengan limbah padat.
Umtuk itu, kata dia, rencananya akan memberdayakan anggota tim penggerak PKK di wilayahnya untuk mengelola limbah pabrik sawit itu agar bernilai ekonomis.
"Kami rencanakan semua itu, apalagi kita punya Koperasi Maju Bersama Bungintimbe untuk mengkoordinir potensi ekonomi di desa kami," ucapnya.
Kisran juga mengatakan perekonomian masyarakat sekitar terus berkembang dengan keberadaan pabrik kelapa sawit PT Agro Nusa Abadi sebagai cabang perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk.
"Sebab tidak sedikit warga kami yang menjadi pedagang dengan sasaran para pekerja pabrik," katanya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar dan perusahaan Jepang hadirkan pabrik es pertama di kepulauan
12 September 2025 21:50 WIB
Pemerintah tindak lanjut aduan warga soal limbah perusahaan kertas terbesar di Riau
19 May 2025 21:28 WIB
Menko Pangan : Pabrik coklat di KIMA Sulsel perkuat sektor perkebunan
17 January 2025 7:02 WIB, 2025
Terpopuler - Lingkungan Hidup
Lihat Juga
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020
Walhi minta Pemprov Sulsel kaji ulang kebijakan penambangan pasir laut
08 January 2020 7:03 WIB, 2020
Pemprov Sulsel siapkan bronjong antisipasi abrasi di Galesong Takalar
07 January 2020 18:56 WIB, 2020
Walhi Sulsel : Abrasi di Galesong Takalar masih disebabkan penambangan pasir
07 January 2020 18:42 WIB, 2020