Luwu Utara belajar kelola sampah ke Lutim
Rabu, 21 Agustus 2019 16:03 WIB
Rombongan dari Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara saat mengunjungi antara lain tempat pengelolaan sampah organik di Luwu Timur pada Rabu (21/08/2019). (HO Pemerintah Kabupaten Luwu Timur)
Makassar (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Utara pada Rabu melakukan studi tiru pengelolaan sampah ke Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Rombongan Luwu Utara yang terdiri atas 20 orang pimpinan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bambang Irawan diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur Andi Tabacina Ahkmad dan pejabat Administrasi Umum Sekretariat Daerah Luwu Timur Aini Endis Anrika.
Bambang mengatakan, Luwu Utara antara lain akan mempelajari tata cara pengelolaan sampah serta Pengendalian Sampah Pakai Maggot (Papa Maggot) yang diterapkan di Luwu Timur.
Dalam rangka studi tiru, ia menjelaskan, rombongan dari Luwu Utara antara lain akan menyambangi kompleks Pemerintah Daerah Luwu Timur, Bank Sampah Cemara, Bank Sampah Induk Luwu Timur, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Ussu.
"Pengelolaan sampah di Lutim merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, terutama Sulawesi Selatan, karena adanya beberapa inovasi yang dilakukan," kata Bambang.
Inovasi yang dimaksud, menurut dia, antara lain penerapan program bank sampah, Papa Maggot untuk pengendalian sampah organik, serta pengelolaan fasilitas penunjang Tempat Pembuangan Akhir Sampah.
Rombongan Luwu Utara yang terdiri atas 20 orang pimpinan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bambang Irawan diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur Andi Tabacina Ahkmad dan pejabat Administrasi Umum Sekretariat Daerah Luwu Timur Aini Endis Anrika.
Bambang mengatakan, Luwu Utara antara lain akan mempelajari tata cara pengelolaan sampah serta Pengendalian Sampah Pakai Maggot (Papa Maggot) yang diterapkan di Luwu Timur.
Dalam rangka studi tiru, ia menjelaskan, rombongan dari Luwu Utara antara lain akan menyambangi kompleks Pemerintah Daerah Luwu Timur, Bank Sampah Cemara, Bank Sampah Induk Luwu Timur, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Ussu.
"Pengelolaan sampah di Lutim merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, terutama Sulawesi Selatan, karena adanya beberapa inovasi yang dilakukan," kata Bambang.
Inovasi yang dimaksud, menurut dia, antara lain penerapan program bank sampah, Papa Maggot untuk pengendalian sampah organik, serta pengelolaan fasilitas penunjang Tempat Pembuangan Akhir Sampah.
Pewarta : Julius
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mencari solusi pengelolaan sampah di Makassar, suara hati pekerja TPA Antang
20 December 2025 20:19 WIB
Pemkot Makassar kaji kerja sama dengan swasta terkait teknologi konversi sampah
31 October 2025 20:03 WIB
Terpopuler - Lingkungan Hidup
Lihat Juga
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020
Walhi minta Pemprov Sulsel kaji ulang kebijakan penambangan pasir laut
08 January 2020 7:03 WIB, 2020
Pemprov Sulsel siapkan bronjong antisipasi abrasi di Galesong Takalar
07 January 2020 18:56 WIB, 2020
Walhi Sulsel : Abrasi di Galesong Takalar masih disebabkan penambangan pasir
07 January 2020 18:42 WIB, 2020