Gubernur DKI buka acara Jakarta Urban Kampung Conference 2019
Senin, 16 September 2019 14:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka acara Jakarta Urban Kampung didampingi oleh perwakilan Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja di Balai Agung Pemerintah Provinisi DKI Jakarta, Senin (16/9/2019). (Antara/Livia Kristianti)
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta membuka acara bertajuk Jakarta Urban Kampung Conference 2019 yang diadakan oleh Rujak Center for Urban Studies bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kami berharap dalam kerja lapangan nanti akan mendiskusikan untuk masa depan Jakarta, masa lalu memang baik untuk pembelajaran, namun ini kan untuk masa depan kita harus lakukan sesuatu," kata Gubernur Anies di Jakarta, Senin.
Jakarta Urban Kampung Conference 2019 diselenggarakan selama enam hari dari 16-21 September. Kanki Lab dari Universitas Kyoto turut bekerjasama mendukung acara ini.
Acara yang diselenggarakan terdiri dari pelatihan, konferensi dan ekshibisi yang membahas tentang perkampungan yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Secara khusus Kampung Akuarium menjadi tempat dilaksanakannya kerja lapangan tersebut.
Diharapkan seluruh partisipan dapat menciptakan strategi khusus untuk pembangunan kota yang bersifat kolaboratif dengan warga dengan skala internasional.
Hal ini sejalan dengan program yang sedang dijalankan Gubernur Anies membangun Jakarta menjadi Kota 4.0 yang mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai 'co-creator' bersinergi dengan Pemerintah.
Selain itu, Gubernur Anies juga mengatakan para peserta yang berasal dari negara lain diharapkan dapat bertukar ilmu dan memperluas pandangan mengenai pembangunan dan perencanaan pemukiman warga dari berbagai belahan dunia lainnya.
"Kami berharap dalam kerja lapangan nanti akan mendiskusikan untuk masa depan Jakarta, masa lalu memang baik untuk pembelajaran, namun ini kan untuk masa depan kita harus lakukan sesuatu," kata Gubernur Anies di Jakarta, Senin.
Jakarta Urban Kampung Conference 2019 diselenggarakan selama enam hari dari 16-21 September. Kanki Lab dari Universitas Kyoto turut bekerjasama mendukung acara ini.
Acara yang diselenggarakan terdiri dari pelatihan, konferensi dan ekshibisi yang membahas tentang perkampungan yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Secara khusus Kampung Akuarium menjadi tempat dilaksanakannya kerja lapangan tersebut.
Diharapkan seluruh partisipan dapat menciptakan strategi khusus untuk pembangunan kota yang bersifat kolaboratif dengan warga dengan skala internasional.
Hal ini sejalan dengan program yang sedang dijalankan Gubernur Anies membangun Jakarta menjadi Kota 4.0 yang mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai 'co-creator' bersinergi dengan Pemerintah.
Selain itu, Gubernur Anies juga mengatakan para peserta yang berasal dari negara lain diharapkan dapat bertukar ilmu dan memperluas pandangan mengenai pembangunan dan perencanaan pemukiman warga dari berbagai belahan dunia lainnya.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB