DPRD Banten dorong pengembangan kawasan wisata 'Negeri Diatas Awan'
Jumat, 25 Oktober 2019 5:35 WIB
Ketua DPRD Banten Andra Soni saat mengunjungi kawasan wisata Negeri Diatas Awan di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Kamis. (Mulyana)
Lebak (ANTARA) - DPRD Banten akan mendorong penuh upaya yang dilakukan Pemprov Banten dan Pemerintah Kabupaten Lebak, dalam upaya pengembangan jangka panjang serta peningkatan sarana dan prasaran pendukung "Kawasan wisata Negeri Diatas Awan" di Gunung Luhur, Desa Citorek Kidul, Kabupaten Lebak.
"Pertama kami apresiasi dulu kepada Gubernur dan juga Pemkab Lebak atas pengembangan kawasan wisata ini. Ini adalah potensi luar biasa dan bisa menjadi kebanggaan Banten," kata Ketua DPRD Banten Andra Soni saat mengunjungi lokasi wisata tersebut dan menghadiri peletakan batu pertama Masjid "Rahmatan Lil'alamin' di Kawasan wisata Negeri Diatas Awan' di Gunung Luhur, di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Kamis.
Andra mengatakan, potensi wisata yang tidak dimiliki daerah lain tersebut harus diurus dengan baik dan terus dikembangkan dan dibenahi agar lebih bagus lagi dari sisi sarana dan prasarana pendukung bagi wisatawan yang datang ke Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu.
"Kami tentu akan dukung apa yang direncanakan Pemprov Banten dan Pemlab Lebak, khususnya untuk pengembangan kawasan wisata ini," kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Menurutnya, masih banyak yang perlu terus dibenahi, di antaranya terkait fasilitas-fasilitas penunjang, seperti penerangan jalan umum (PJU) mengingat jalannya berkelok dan gelap jika perjalanan malam hari. Kemudian perlu dibangun pagar pembatas secara permanen di tebing titik lokasi melihat pemandangan awan untuk keamanan dan keselamatan pengunjung.
Kemudian untuk jangka panjang harus dipikirkan juga pengembangan kawasan wisata lainnya di sekitar lokasi, untuk menunjang keberadaan objek wisata yang ada seperti untuk wisata pertaniannya dan lainnya, agar tidak jangan hanya tertumpu pada wisata pemandangan awan saja.
"Saya dengan di lokasi sini juga ada air terjun dan desa pesawan. Pemerintah harus mengkaji lagi untuk pengembangannyan. Jadi jangan hanya tertumpu pada awan saja," kata Andra.
Pihaknya juga mendukung langkah Pemprov Banten yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan jalan akses menuju kawasan wisata itu, yakni dari ruas Cipanas-Warung Banten sepanjang 60 Km lebih dan masih tersisa sekitar 14 Km.
"Tahun depan, tinggal 14 kilometer lagi melanjutkan jalan yang dibangun sekarang ini. Kemudian ada permintaan juga dari Kabupaten Lebak untuk pembangunan jalan dari lokasi ini yang menuju Kecamatan Bayah sepanjang 24 Km," kata Andra Soni.
Masyarakat di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, mulai merasakan manfaat secara ekonomi dengan keberadaan objek wisata alam 'Negeri Diatas Awan" di sekitar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNHGS) yang baru ramai belakangan ini.
"Alhamdulillah sekitar 30 persen masyarakat kami di sini sudah merasakan dampaknya secara ekonomi. Mudah-mudahan ke depan juga memberikan dampak bagi empat desa lainnya yang ada di sekitar lokasi kawasan wisata ini," kata Kepala Desa Citorek Kidul, Narta usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid di sekitar kawasan wisata "Negeri Diatas Awan' oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.
"Pertama kami apresiasi dulu kepada Gubernur dan juga Pemkab Lebak atas pengembangan kawasan wisata ini. Ini adalah potensi luar biasa dan bisa menjadi kebanggaan Banten," kata Ketua DPRD Banten Andra Soni saat mengunjungi lokasi wisata tersebut dan menghadiri peletakan batu pertama Masjid "Rahmatan Lil'alamin' di Kawasan wisata Negeri Diatas Awan' di Gunung Luhur, di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Kamis.
Andra mengatakan, potensi wisata yang tidak dimiliki daerah lain tersebut harus diurus dengan baik dan terus dikembangkan dan dibenahi agar lebih bagus lagi dari sisi sarana dan prasarana pendukung bagi wisatawan yang datang ke Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu.
"Kami tentu akan dukung apa yang direncanakan Pemprov Banten dan Pemlab Lebak, khususnya untuk pengembangan kawasan wisata ini," kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Menurutnya, masih banyak yang perlu terus dibenahi, di antaranya terkait fasilitas-fasilitas penunjang, seperti penerangan jalan umum (PJU) mengingat jalannya berkelok dan gelap jika perjalanan malam hari. Kemudian perlu dibangun pagar pembatas secara permanen di tebing titik lokasi melihat pemandangan awan untuk keamanan dan keselamatan pengunjung.
Kemudian untuk jangka panjang harus dipikirkan juga pengembangan kawasan wisata lainnya di sekitar lokasi, untuk menunjang keberadaan objek wisata yang ada seperti untuk wisata pertaniannya dan lainnya, agar tidak jangan hanya tertumpu pada wisata pemandangan awan saja.
"Saya dengan di lokasi sini juga ada air terjun dan desa pesawan. Pemerintah harus mengkaji lagi untuk pengembangannyan. Jadi jangan hanya tertumpu pada awan saja," kata Andra.
Pihaknya juga mendukung langkah Pemprov Banten yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan jalan akses menuju kawasan wisata itu, yakni dari ruas Cipanas-Warung Banten sepanjang 60 Km lebih dan masih tersisa sekitar 14 Km.
"Tahun depan, tinggal 14 kilometer lagi melanjutkan jalan yang dibangun sekarang ini. Kemudian ada permintaan juga dari Kabupaten Lebak untuk pembangunan jalan dari lokasi ini yang menuju Kecamatan Bayah sepanjang 24 Km," kata Andra Soni.
Masyarakat di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, mulai merasakan manfaat secara ekonomi dengan keberadaan objek wisata alam 'Negeri Diatas Awan" di sekitar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNHGS) yang baru ramai belakangan ini.
"Alhamdulillah sekitar 30 persen masyarakat kami di sini sudah merasakan dampaknya secara ekonomi. Mudah-mudahan ke depan juga memberikan dampak bagi empat desa lainnya yang ada di sekitar lokasi kawasan wisata ini," kata Kepala Desa Citorek Kidul, Narta usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid di sekitar kawasan wisata "Negeri Diatas Awan' oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.
Pewarta : Mulyana
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim pemenangan Andra-Dimyati hormati gugatan Airin-Ade hasil Pilkada Banten ke MK
05 December 2024 14:42 WIB, 2024
Komnas HAM minta informasi lengkap soal kematian Ustaz Maheer dari polisi
18 February 2021 16:29 WIB, 2021
Pakar hukum: Penangkapan Maaher alias Soni Eranata bukan kriminalisasi
04 December 2020 17:31 WIB, 2020
Pengembangan aplikasi kecerdasan buatan dukung diagnosis COVID-19 capai 70 persen
11 June 2020 15:05 WIB, 2020
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB