Damkar Lutim sosialisasi penanganan api gunakan APAR
Jumat, 1 November 2019 12:54 WIB
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Lutim melakukan simulasi cara penanganan pemadaman api dengan menggunakan APAR di Puskesmas Lakawali Kecamatan Malili, Luwu Timur, Jumat (1/11/2019). ANTARA/HO-Diskominfo Lutim
Malili (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Luwu Timur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar sosialisasi penanganan api awal dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Luwu Timur Burhanuddin, Jumat, mengatakan Sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman terkait penanganan api awal menggunakan APAR kepada seluruh Pegawai dan staf Puskesmas Lakawali, Kecamatan Malili, Luwu Timur.
"Kami diundang oleh Kepala Puskesmas Lakawali untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh pegawai dan stafnya, terkait penggunaan APAR," terang Burhanuddin.
Menurutnya dia sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana petugas Puskesmas dapat menangani api awal jika terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
"Intinya ialah agar masyarakat dapat melakukan pemadaman api awal meskipun secara manual," ujarnya.
Burhanuddin menambahkan tugas pemadam kebakaran melakukan pengendalian dan penanggulangan kebakaran agar api tidak merembes ke bangunan lain yang ada disekitar lokasi kebakaran.
Pada kesempatan ini, petugas pemadam kebakaran melakukan simulasi cara penanganan pemadaman api dengan menggunakan APAR, karung goni, dan lain-lain.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Luwu Timur Burhanuddin, Jumat, mengatakan Sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman terkait penanganan api awal menggunakan APAR kepada seluruh Pegawai dan staf Puskesmas Lakawali, Kecamatan Malili, Luwu Timur.
"Kami diundang oleh Kepala Puskesmas Lakawali untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh pegawai dan stafnya, terkait penggunaan APAR," terang Burhanuddin.
Menurutnya dia sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana petugas Puskesmas dapat menangani api awal jika terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
"Intinya ialah agar masyarakat dapat melakukan pemadaman api awal meskipun secara manual," ujarnya.
Burhanuddin menambahkan tugas pemadam kebakaran melakukan pengendalian dan penanggulangan kebakaran agar api tidak merembes ke bangunan lain yang ada disekitar lokasi kebakaran.
Pada kesempatan ini, petugas pemadam kebakaran melakukan simulasi cara penanganan pemadaman api dengan menggunakan APAR, karung goni, dan lain-lain.
Pewarta : Julius
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Yusril heran fenomena masyarakat lebih pilih lapor Damkar dibanding polisi
24 November 2025 19:37 WIB
Tingkatkan kualitas SDM, Pemkot berikan diklat kepada personel Damkar Makassar
21 October 2025 17:11 WIB
Pemprov Sulsel fasilitasi sinergi Damkar Makassar dan Maros penanganan kebakaran
09 September 2025 13:36 WIB
Pimpinan DPRD Sulsel apresiasi kontribusi TNI-Damkarmat atasi kekacauan di Makassar
30 August 2025 22:54 WIB