PLN gelar sunatan massal "One Man One Hope" peringati HLN ke-74
Jumat, 1 November 2019 18:57 WIB
Pelaksanaan sunatan massal PLN UIW Sulselrabar dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-74 di Makassar, Jumat. (FOTO ANTARA/HO-Humas PLN)
Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar menggelar sunatan massal untuk 44 anak dari berbagai wilayah di Makassar melalui program "One Man One Hope" dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 di Makassar, Jumat.
Manajer Komunikasi PLN Sulselrabar Eko Wahyu Prasongko menjelaskan bahwa "One Man One Hope" merupakan program yang digagas oleh pegawai PLN untuk masyarakat yang kurang beruntung.
Ia mengatakan bahwa dana yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan sosial berupa sunatan massal bersumber dari seluruh pegawai PLN.
"Sunatan massal ini dalam rangka membantu keluarga yang tidak mampu untuk melengkapi kewajiban sebagai seorang muslim yang diberikan dari seluruh pegawai PLN," katanya.
Pada kesempatan tersebut, pihak PLN juga memberikan santunan kepada peserta sunatan massal yang ada berupa cendera matar, termasuk sarung, alat-alat sekolah.
"Tidak lupa kami memberikan obat untuk masa penyembuhan nanti dan santunan untuk anak yatim,” kata Eko Wahyu Prasongko.
Anti, salah satu orang tua warga Bonto Makkio menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak PLN atas kegiatan sosial tersebut.
“Saya senang ada acara ini, walaupun anak saya awalnya sempat takut namun dengan bujukan dari pegawai PLN yang baik, Alhamdulillah akhirnya mau disunat," ujarnya.
PLN berharap kegiatan ini terus berlanjut dan program "One Man One Hope" selanjutnya juga bisa hadir dengan pelayanan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Manajer Komunikasi PLN Sulselrabar Eko Wahyu Prasongko menjelaskan bahwa "One Man One Hope" merupakan program yang digagas oleh pegawai PLN untuk masyarakat yang kurang beruntung.
Ia mengatakan bahwa dana yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan sosial berupa sunatan massal bersumber dari seluruh pegawai PLN.
"Sunatan massal ini dalam rangka membantu keluarga yang tidak mampu untuk melengkapi kewajiban sebagai seorang muslim yang diberikan dari seluruh pegawai PLN," katanya.
Pada kesempatan tersebut, pihak PLN juga memberikan santunan kepada peserta sunatan massal yang ada berupa cendera matar, termasuk sarung, alat-alat sekolah.
"Tidak lupa kami memberikan obat untuk masa penyembuhan nanti dan santunan untuk anak yatim,” kata Eko Wahyu Prasongko.
Anti, salah satu orang tua warga Bonto Makkio menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak PLN atas kegiatan sosial tersebut.
“Saya senang ada acara ini, walaupun anak saya awalnya sempat takut namun dengan bujukan dari pegawai PLN yang baik, Alhamdulillah akhirnya mau disunat," ujarnya.
PLN berharap kegiatan ini terus berlanjut dan program "One Man One Hope" selanjutnya juga bisa hadir dengan pelayanan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN Sulselrabar evaluasi strategi komunikasi untuk perbaikan layanan hingga 3T
27 January 2026 11:40 WIB
1.396 pelanggan PLN memanfaatkan diskon tambah daya listrik di Sulselrabar
14 January 2026 19:55 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Karyawan Sharp Indonesia laksanakan trauma healing untuk korban banjir
09 January 2020 5:37 WIB, 2020