Pertamina melibatkan pelajar tanam bibit mangrove di Luwu
Senin, 4 November 2019 18:26 WIB
Sejumlah pelajar menanam bibit mangrove didampingi pembinanya di wilayah pesisir pantai Kabupaten Luwu, Desa Karang-karangan yang berbatasan langsung dengan Terminal Bahan Bakar (TBBM) Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (2/11/2019). FOTO/HO-Humas Pertamina
Makassar (ANTARA) - PT Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) melibatkan sejumlah pelajar untuk melakukan penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir pantai Kabupaten Luwu, Desa Karang-karangan yang berbatasan langsung dengan Terminal Bahan Bakar (TBBM) Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan.
Penanaman ratusan bibit mangrove melibatkan kaum millenial ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pertamina terhadap lingkungan, terutama kerusakan mangrove yang beberapa tahun belakangan ini semakin parah, ujar Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina, Hatim Ilwan di Makassar, Senin.
Ia mengatakan bahwa kerusakan hutan mangrove yang terjadi tiap tahun tidak sebanding dengan penambahan dan pertumbuhan mangrove baru.
Selain melakukan reboisasi, kami juga coba edukasi masyarakat untuk menjaga dan memelihara lingkungan, terutama kelestarian mangrove, tambah dia dalam siaran pers diterima.
Dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), sebesar 1,19 juta hektar hutan mangrove di Indonesia mengalami kerusakan. Luasan itu sekitar 33% dari luas total seluruh hutan mangrove yang ada di Indonesia.
Rusaknya hutan mangrove tentu akan berdampak pada keseimbangan ekosistem lainnya seperti hilangnya rumah bagi sejumlah biota darat maupun laut, instrusi air laut serta erosi dan abrasi pantai.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini merupakan hasil kerjasama antara Pertamina dengan SMA Negeri 1 Luwu, di mana SMA Negeri 1 Luwu merupakan sekolah binaan CSR Pertamina sejak tahun 2018.
Kegiatan ini dihadiri 200 orang yang merupakan gabungan dari Pekerja TBBM Palopo, Persatuan Wanita Patra (PWP) serta guru dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Luwu.
Salah satu peserta yang berasal dari SMA Negeri 1 Luwu, Maharani, mengaku senang bisa terlibat di acara ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah mengajak kaum millenial sejak dini untuk peduli terhadap kelestarian mangrove.
Semoga mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, harapnya.
Penanaman ratusan bibit mangrove melibatkan kaum millenial ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pertamina terhadap lingkungan, terutama kerusakan mangrove yang beberapa tahun belakangan ini semakin parah, ujar Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina, Hatim Ilwan di Makassar, Senin.
Ia mengatakan bahwa kerusakan hutan mangrove yang terjadi tiap tahun tidak sebanding dengan penambahan dan pertumbuhan mangrove baru.
Selain melakukan reboisasi, kami juga coba edukasi masyarakat untuk menjaga dan memelihara lingkungan, terutama kelestarian mangrove, tambah dia dalam siaran pers diterima.
Dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), sebesar 1,19 juta hektar hutan mangrove di Indonesia mengalami kerusakan. Luasan itu sekitar 33% dari luas total seluruh hutan mangrove yang ada di Indonesia.
Rusaknya hutan mangrove tentu akan berdampak pada keseimbangan ekosistem lainnya seperti hilangnya rumah bagi sejumlah biota darat maupun laut, instrusi air laut serta erosi dan abrasi pantai.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini merupakan hasil kerjasama antara Pertamina dengan SMA Negeri 1 Luwu, di mana SMA Negeri 1 Luwu merupakan sekolah binaan CSR Pertamina sejak tahun 2018.
Kegiatan ini dihadiri 200 orang yang merupakan gabungan dari Pekerja TBBM Palopo, Persatuan Wanita Patra (PWP) serta guru dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Luwu.
Salah satu peserta yang berasal dari SMA Negeri 1 Luwu, Maharani, mengaku senang bisa terlibat di acara ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah mengajak kaum millenial sejak dini untuk peduli terhadap kelestarian mangrove.
Semoga mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, harapnya.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rehabilitasi pesisir, Pemprov Sulsel galakkan penanaman mangrove di empat kabupaten
07 September 2025 17:35 WIB
PT KIMA tanam 2.000 bibit mangrove di Ekowisata Lantebung peringati Hari Mangrove Sedunia
28 July 2025 11:34 WIB
Terpopuler - Lingkungan Hidup
Lihat Juga
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020
Walhi minta Pemprov Sulsel kaji ulang kebijakan penambangan pasir laut
08 January 2020 7:03 WIB, 2020
Pemprov Sulsel siapkan bronjong antisipasi abrasi di Galesong Takalar
07 January 2020 18:56 WIB, 2020
Walhi Sulsel : Abrasi di Galesong Takalar masih disebabkan penambangan pasir
07 January 2020 18:42 WIB, 2020