Pemkot Makassar terima bantuan APD dan pelindung muka
Selasa, 14 April 2020 18:12 WIB
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb (tiga kanan) berfoto bersama dengan perwakilan penyumbang dari Klenteng Xian Ma dan Inti Sulsel di Posko Induk COVID-19 Makassar, Selasa (14/4/2020) ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar Sulawesi Selatan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 menerima bantuan 100 lembar alat pelindung diri (APD) dan 90 unit alat pelindung muka, untuk membantu tenaga medis.
"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan APD dan pelindung muka ini. Menghadapi pandemi COVID-19 memang membutuhkan keterlibatan dari seluruh entitas masyarakat," ujar Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suheb di Makasar, Selasa.
Bantuan 100 APD tersebut dari Klenteng Xian Ma dan Toko Inti Sulsel, sedangkan 90 helai pelindung muka dari keluarga Beddu Amang. Bantuan sementara ditampung di Posko Induk COVID-19 Makassar Pemerintah Kota Makassar, Jalan Nikel.
Perwakilan Kelenteng Xian Ma dan Inti Sulsel Peter Gozal berharap dengan adanya bantuan ini tenaga medis yang bertugas di Puskesmas sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi corona dapat terbantu.
"Perawat dan dokter yang bertugas di Puskesmas dapat melindungi diri memiliki alat yang memadai dan terstandar," katanya.
"Mereka dapat bekerja dengan aman, dan tenang. Setelah ini akan menyusul bantuan-bantuan yang lain," tambah Peter.
Sementara dari keluarga Beddu Amang bantuan ini merupakan ke tiga yang diterima oleh Pemkot Makassar.
Sebelumnya, Beddu Amang telah memberikan 100 lembar APD dan memberikan izin pemakaian gedung Balai Mutiara miliknya sebagai posko induk COVID-19 Makassar.
Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar 14 April 2020, pukul 11.00 WITA saat ini jumlah ODP mencapai 535 orang dengan rincian 321 orang dalam proses pemantauan, dan 214 orang selesai pemantauan.
Jumlah PDP sebesar 224 orang yakni 169 masih dirawat, 36 pulang dan sehat, 19 meninggal. Positif sebanyak 153 orang, dengan rincian 125 orang dirawat, 14 orang sembuh, 14 meninggal dunia.
"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan APD dan pelindung muka ini. Menghadapi pandemi COVID-19 memang membutuhkan keterlibatan dari seluruh entitas masyarakat," ujar Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suheb di Makasar, Selasa.
Bantuan 100 APD tersebut dari Klenteng Xian Ma dan Toko Inti Sulsel, sedangkan 90 helai pelindung muka dari keluarga Beddu Amang. Bantuan sementara ditampung di Posko Induk COVID-19 Makassar Pemerintah Kota Makassar, Jalan Nikel.
Perwakilan Kelenteng Xian Ma dan Inti Sulsel Peter Gozal berharap dengan adanya bantuan ini tenaga medis yang bertugas di Puskesmas sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi corona dapat terbantu.
"Perawat dan dokter yang bertugas di Puskesmas dapat melindungi diri memiliki alat yang memadai dan terstandar," katanya.
"Mereka dapat bekerja dengan aman, dan tenang. Setelah ini akan menyusul bantuan-bantuan yang lain," tambah Peter.
Sementara dari keluarga Beddu Amang bantuan ini merupakan ke tiga yang diterima oleh Pemkot Makassar.
Sebelumnya, Beddu Amang telah memberikan 100 lembar APD dan memberikan izin pemakaian gedung Balai Mutiara miliknya sebagai posko induk COVID-19 Makassar.
Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar 14 April 2020, pukul 11.00 WITA saat ini jumlah ODP mencapai 535 orang dengan rincian 321 orang dalam proses pemantauan, dan 214 orang selesai pemantauan.
Jumlah PDP sebesar 224 orang yakni 169 masih dirawat, 36 pulang dan sehat, 19 meninggal. Positif sebanyak 153 orang, dengan rincian 125 orang dirawat, 14 orang sembuh, 14 meninggal dunia.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB