Sidrap, Sulsel (ANTARA News) - Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV, dan kepala SD, SMP, SMA, pengawas TK-SD dan pengawas SMP dan SMA lingkup Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat, dilantik.

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya sebanyak 120-an orang yakni, 6 orang pejabat eselon II, 30 orang pejabat eselon III dan 74 orang pejabat eselon IV. Sedangkan, kepala SD, SMP, SMA dan pengawas yang dilantik sebanyak 107 orang atau total pejabat dan atau aparatur yang tersentuh mutasi sebanyak 220-an orang.

Bupati Sidrap, H Rusdi Masse dalam arahannya menegaskan, pelantikan dan pengabilan sumpah pejabat pada intinya dilakukan sebagai konsekuensi penataan kelembagaan daerah yang ditindaklanjuti dengan pengisian pejabat struktural SKPD dan pengisian jabatan lowong.

"Oleh karena itu, mutasi tetap kita maknai sebagai sesuatu yang lumrah dalam dinamika organisasi perangkat daerah. Guna memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi satuan kerja perangkat daerah yang ada," kata dia.

Selanjutnya, bupati menitipkan beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. Pertama, pejabat yang baru dilantik agar memahami baha jabatan adalah manah, yang didalamnya mengandung beban dan tanggungjawab untuk dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, jujur, adil dan profesional.

"Jabatan bukan kesempatan emas untuk menikmati fasilitas jabatan," ujar Bupati Sidrap, Rusdi Masse.

Khusus kepada para kepala sekolah, pengawas di jajaran Dinas Pendidikan, bupati menegaskan bahwa kebrehasilan embangunan kualitas manusia sangat bertumpu ada kinerja kalian itu.

Dalam konteks peningkatan kinerja organisasi, katanya, semangat kebersamaan, kerjasama, kekompakan, loyalitas dan tanggungjawab merupakan modal yang sangat penting.

"Jika ada pejabat tidak disiplin, malas, apalagi melakukan tindakan merusak citra organisasi, agar dilaporkan untuk dievaluasi, bila perlu diberhentikan dalam jabtan," tegasnya. 
(T.PSO-098/Y006)Â