Wamen BUMN: Platform PaDi UMKM diluncurkan Agustus 2020
Selasa, 28 Juli 2020 12:18 WIB
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan platform Pasar Digital (PaDi) UMKM akan diluncurkan pada Agustus 2020.
Platform PaDi UMKM merupakan upaya Kementerian BUMN dalam memberi ruang kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menjadi pemasok dan vendor BUMN.
"Dalam konteks meningkatkan kapasitas UMKM, BUMN juga berkomitmen memberi ruang ke pelaku UMKM untuk menjadi supplier atau vendor BUMN dengan program PaDi UMKM. Ini kita akan launching Agustus," katanya dalam Kajian Tengah Tahun Seri 3 Indef yang digelar daring, Selasa.
Tiko, sapaan akrabnya, menjelaskan dari Rp18,5 triliun pembelian BUMN baik belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex) di bawah Rp14 miliar nantinya akan diberikan kepada UMKM.
Akan ada 72 ribu UMKM penyedia dengan rata-rata nilai proyek per UMKM sebesar Rp250 juta.
"Nanti UMKM Indonesia yang telah tersertifikasi dan memiliki katalog Kementerian Koperasi UKM bisa menjadi supplier yang prefered untuk BUMN-BUMN dalam berbagai produk yang disalurkan," katanya.
Tiko mencontohkan pelaku UMKM nantinya bisa menjadi vendor untuk kegiatan katering, seragam hingga penyediaan produk pendukung. Program tersebut diharapkan dalam menjadi katalis permintaan baru.
"Karena kita juga memiliki perusahaan pembiayaan, kita juga akan menyediakan pembiayaan UMKM melalui platform digital PaDi ini," katanya.
PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Di samping itu bagi Kementerian BUMN, platform tersebut akan membantu monitoring belanja BUMN pada UMKM.
Kick off PaDi UMKM dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir pada 15 Juni lalu di mana ada sembilan BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM yakni Telkom yang juga sebagai aggregator PaDi UMKM, dan delapan BUMN lainnya seperti Pertamina, Pupuk Indonesia, BRI, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya, dan Wijaya Karya.
Platform PaDi UMKM merupakan upaya Kementerian BUMN dalam memberi ruang kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menjadi pemasok dan vendor BUMN.
"Dalam konteks meningkatkan kapasitas UMKM, BUMN juga berkomitmen memberi ruang ke pelaku UMKM untuk menjadi supplier atau vendor BUMN dengan program PaDi UMKM. Ini kita akan launching Agustus," katanya dalam Kajian Tengah Tahun Seri 3 Indef yang digelar daring, Selasa.
Tiko, sapaan akrabnya, menjelaskan dari Rp18,5 triliun pembelian BUMN baik belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex) di bawah Rp14 miliar nantinya akan diberikan kepada UMKM.
Akan ada 72 ribu UMKM penyedia dengan rata-rata nilai proyek per UMKM sebesar Rp250 juta.
"Nanti UMKM Indonesia yang telah tersertifikasi dan memiliki katalog Kementerian Koperasi UKM bisa menjadi supplier yang prefered untuk BUMN-BUMN dalam berbagai produk yang disalurkan," katanya.
Tiko mencontohkan pelaku UMKM nantinya bisa menjadi vendor untuk kegiatan katering, seragam hingga penyediaan produk pendukung. Program tersebut diharapkan dalam menjadi katalis permintaan baru.
"Karena kita juga memiliki perusahaan pembiayaan, kita juga akan menyediakan pembiayaan UMKM melalui platform digital PaDi ini," katanya.
PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Di samping itu bagi Kementerian BUMN, platform tersebut akan membantu monitoring belanja BUMN pada UMKM.
Kick off PaDi UMKM dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir pada 15 Juni lalu di mana ada sembilan BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM yakni Telkom yang juga sebagai aggregator PaDi UMKM, dan delapan BUMN lainnya seperti Pertamina, Pupuk Indonesia, BRI, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya, dan Wijaya Karya.
Pewarta : Ade irma Junida
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian BUMN siap membubarkan lagi perusahaan yang tidak perform
08 January 2024 13:56 WIB, 2024
Pemerintah menawarkan insentif fiskal bangun KEK "food estate" Merauke
10 October 2023 15:00 WIB, 2023
Wamen BUMN II: Penggabungan PPD ke Damri tingkatkan mobilitas masyarakat
19 June 2023 13:25 WIB, 2023
Wamen BUMN II: Pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta akan dikerjasamakan seperti Kualanamu
18 October 2022 14:24 WIB, 2022
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB