PTPN XIV targetkan produksi gula hingga 70 ribu ton
Rabu, 5 Agustus 2020 17:32 WIB
Dirut PT Perkebunan Nusantara (PN) XIV Ryan Wisnuardhy bersama rombongan menemui Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur di Makassar, Rabu,(5/8). ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV menargetkan memproduksi gula hingga 70 ribu ton atau naik dari produk tahun lalu yang mencapai 46 ribu ton.
Sekretaris PTPN XIV Jemmy Jaya di Makassar, Rabu, mengatakan keberadaan tiga pabrik gula di Sulawesi Selatan membuat pihaknya semakin optimistis dapat memproduksi gula lebih tinggi demi memenuhi kebutuhan gula masyarakat.
"Kami sekarang sudah punya tiga pabrik gula yakni Pabrik Gula Takalar, Pabrik Gula Camming dan Pabrik Gula Bone. Kita produksi saat kemarau mulai Juli hingga September," katanya.
Khusus untuk Pabrik Gula Bone (PGB), kata dia, akan melakukan giling perdana pada 9 Agustus 2020. Beroperasinya PGB ini tentunya akan mendorong jumlah produksi gula di daerah tersebut.
Selain keberadaan tiga pabrik gula, PTPN XIV juga lebih percaya diri dengan hadirnya beberapa program atau input seperti tambahan beberapa jenis pupuk baru serta penggunaan zat pemacu tumbuh.
Ia menjelaskan bahwa dengan zat pemicu tumbuh dan pupuk yang tepat diharapkan membuat kualitas tebu semakin baik. Bukan hanya perkembangan tebu yang baik namun juga tingkat rendemen tebunya juga ikut meningkat.
"Secara teori bisa meningkat hingga 30 persen. Maka kami menargetkan jumlah produksi gula tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya," ujarnya.
Sekretaris PTPN XIV Jemmy Jaya di Makassar, Rabu, mengatakan keberadaan tiga pabrik gula di Sulawesi Selatan membuat pihaknya semakin optimistis dapat memproduksi gula lebih tinggi demi memenuhi kebutuhan gula masyarakat.
"Kami sekarang sudah punya tiga pabrik gula yakni Pabrik Gula Takalar, Pabrik Gula Camming dan Pabrik Gula Bone. Kita produksi saat kemarau mulai Juli hingga September," katanya.
Khusus untuk Pabrik Gula Bone (PGB), kata dia, akan melakukan giling perdana pada 9 Agustus 2020. Beroperasinya PGB ini tentunya akan mendorong jumlah produksi gula di daerah tersebut.
Selain keberadaan tiga pabrik gula, PTPN XIV juga lebih percaya diri dengan hadirnya beberapa program atau input seperti tambahan beberapa jenis pupuk baru serta penggunaan zat pemacu tumbuh.
Ia menjelaskan bahwa dengan zat pemicu tumbuh dan pupuk yang tepat diharapkan membuat kualitas tebu semakin baik. Bukan hanya perkembangan tebu yang baik namun juga tingkat rendemen tebunya juga ikut meningkat.
"Secara teori bisa meningkat hingga 30 persen. Maka kami menargetkan jumlah produksi gula tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya," ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangdam Hasanuddin kirim logistik dukung operasi SAR cari korban pesawat ATR
20 January 2026 22:08 WIB
Panglima rotasi sejumlah pejabat tinggi TNI, termasuk Pangdam XIV/Hasanuddin
14 October 2025 13:35 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB