Lakalantas di Mamuju Didominasi Pelajar
Senin, 18 Oktober 2010 8:45 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Korban kecelakaan lalu lintas di kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat hingga saat ini masih didominasi dari kalangan pelajar atau usia yang produktif 25 tahun ke bawah.
"Korban angka Lakalantas di Mamuju didominasi oleh pengendara kendaraan dari kalangan pelajar, terutama yang masih duduk dibangku SMA maupun mahasiswa," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Mamuju, AKP Jalaluddin di Mamuju, Minggu.
Menurutnya, korban lakalantas yang mati sia-sia di jalan ini akibat pengendara mengabaikan keselamatan jiwa dengan cara ugal-ugalan di jalan raya dengan melajukan kendaraan mereka tanpa ada perhitungan.
"Saya tidak hafal berapa jumlah korban lakalantas yang terjadi hingga saat ini. Namun, angka kasus lakalantas di Mamuju semakin tinggi apabila dibandingkan dengan angka kasus lakalantas pada tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.
Ia mengatakan, pemicu meningkatnya angka kasus lakalantas ini juga dikarenakan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor di Mamuju pun semakin meningkat, sedangkan kondisi jalan ini tidak pernah berubah.
"Jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan, kondisi infrastruktur jalan masih stagnan atau tidak ada perubahan," kata dia.
Dia menjelaskan, meski angka lakalantas di Mamuju masih didominasi usia yang produktif, tetapi angka lakalantas usia diatas 25 tahun juga terbilang cukup tinggi.
Ia menambahkan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas usia produktif di Mamuju juga dikarenakan banyaknya generasi muda pengguna kendaraan roda dua yang tidak mempedulikan keadaan jalan dan lalu lintas.
"Sekarang sudah banyak warga yang memiliki motor, apalagi anak sekolah dan kuliah. Selain itu motornya juga dirancang sedemikian rupa agar bisa mencapai kecepatan tinggi," tutur dia.
Selama ini kata Jalaluddin, pihaknya telah berupaya menekan angka lakalantas dengan cara mensosialisasikan hingga ke sekolah-sekolah untuk menghindari terjadinya lakalantas.
 "kami sudah melakukan sosialisasi ke sekolah dengan memberikan arahan-arahan pada anak-anak usia sekolah dan mahasiswa tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas," pungkasnya.
(T.KR-ACO/T010)Â
"Korban angka Lakalantas di Mamuju didominasi oleh pengendara kendaraan dari kalangan pelajar, terutama yang masih duduk dibangku SMA maupun mahasiswa," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Mamuju, AKP Jalaluddin di Mamuju, Minggu.
Menurutnya, korban lakalantas yang mati sia-sia di jalan ini akibat pengendara mengabaikan keselamatan jiwa dengan cara ugal-ugalan di jalan raya dengan melajukan kendaraan mereka tanpa ada perhitungan.
"Saya tidak hafal berapa jumlah korban lakalantas yang terjadi hingga saat ini. Namun, angka kasus lakalantas di Mamuju semakin tinggi apabila dibandingkan dengan angka kasus lakalantas pada tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.
Ia mengatakan, pemicu meningkatnya angka kasus lakalantas ini juga dikarenakan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor di Mamuju pun semakin meningkat, sedangkan kondisi jalan ini tidak pernah berubah.
"Jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan, kondisi infrastruktur jalan masih stagnan atau tidak ada perubahan," kata dia.
Dia menjelaskan, meski angka lakalantas di Mamuju masih didominasi usia yang produktif, tetapi angka lakalantas usia diatas 25 tahun juga terbilang cukup tinggi.
Ia menambahkan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas usia produktif di Mamuju juga dikarenakan banyaknya generasi muda pengguna kendaraan roda dua yang tidak mempedulikan keadaan jalan dan lalu lintas.
"Sekarang sudah banyak warga yang memiliki motor, apalagi anak sekolah dan kuliah. Selain itu motornya juga dirancang sedemikian rupa agar bisa mencapai kecepatan tinggi," tutur dia.
Selama ini kata Jalaluddin, pihaknya telah berupaya menekan angka lakalantas dengan cara mensosialisasikan hingga ke sekolah-sekolah untuk menghindari terjadinya lakalantas.
 "kami sudah melakukan sosialisasi ke sekolah dengan memberikan arahan-arahan pada anak-anak usia sekolah dan mahasiswa tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas," pungkasnya.
(T.KR-ACO/T010)Â
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Truk pengangkut pasir di Tangerang terjun ke jurang, pengemudi patah tulang
20 October 2025 16:17 WIB
12 orang meninggal dunia akibat kecelakaan bus Handoyo di exit tol Cikopo Purwakarta
16 December 2023 8:28 WIB, 2023
Jasa Raharja Sulsel dan Berdaya Bareng beri pendampingan korban lakalantas
19 October 2023 12:30 WIB, 2023
Polisi dan Tim SAR evakuasi korban mobil masuk jurang di Kebun Kopi Sulteng
16 August 2023 6:06 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Kehilangan uang, Seorang guru SD di jember tega menanggalkan pakaian 22 siswanya
12 February 2026 15:24 WIB