BNI Makassar bantu petani dan nelayan
Jumat, 4 September 2020 20:07 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama BNI dan PT Telkom di Makassar, Jumat,(4/9).ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Pimpinan PT BNI wilayah Makassar Hadi Santoso mengatakannya terus berkomitmen dalam membantu para petani, nelayan termasuk UKM agar bisa bangkit pada masa pandemi.
"Dalam rangka pencepatan ini kami sangat mendukung. Kami ingin membantu mulai dari yang kecil, yakni mulai dari petani," katanya pada acara penandatanganan MoU bersama Pemprov Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat.
"Kami bentuk kelompok kecil untuk mengumpulkan hasil pertanian dan menjaga harga pertanian ini. Kami bisa memberikan kredit ini mulai dari yang kecil sampai pada Rp1 miliar," lanjut dia.
PT BNI sendiri berharap, bisa tumbuh bersama dengan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan. Yang paling penting, BNI juga wajib mendukung program Gubernur Sulsel.
"Kami dukung petani padi, jagung, porang, nelayan dan masih banyak yang lainnya. BNI siap mensukseskan program Bapak Gubernur dan kami berharap ekonomi ini segera pulih kembali," jelasnya.
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan Pemprov akan menyiapkan diri untuk menjadi penyangga harga jagung di petani. Apalagi, hampir setiap tahun harga jagung anjlok, dan membuat petani mengalami kerugian.
Ia mengingatkan kepada seluruh perusahaan yang banyak menggunakan jagung kalau hal ini masih terus berlangsung. Pemprov sendiri akan turun tangan untuk menjadi penyangga harga jagung.
"Beras nggak ada masalah lagi karena pemerintah punya HPP (Harga Pokok Penjualan) jauh lebih tinggi dibanding dengan harga pedagang, sehingga pemerintah memang melindungi hasil-hasil petani. Tapi di jagung, jujur saja petani kita belum menikmati hasil, karena dipermainkan oleh sistem cartel," ujarnya.
"Maka kami sudah ingatkan seluruh perusahaan yang menggunakan banyak jagung, kalau ini terus terjadi setiap panen raya, harga pada jatuh, pemerintah sekarang sudah mempersiapkan diri menjadi penyangga," sambungnya.
"Dalam rangka pencepatan ini kami sangat mendukung. Kami ingin membantu mulai dari yang kecil, yakni mulai dari petani," katanya pada acara penandatanganan MoU bersama Pemprov Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat.
"Kami bentuk kelompok kecil untuk mengumpulkan hasil pertanian dan menjaga harga pertanian ini. Kami bisa memberikan kredit ini mulai dari yang kecil sampai pada Rp1 miliar," lanjut dia.
PT BNI sendiri berharap, bisa tumbuh bersama dengan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan. Yang paling penting, BNI juga wajib mendukung program Gubernur Sulsel.
"Kami dukung petani padi, jagung, porang, nelayan dan masih banyak yang lainnya. BNI siap mensukseskan program Bapak Gubernur dan kami berharap ekonomi ini segera pulih kembali," jelasnya.
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan Pemprov akan menyiapkan diri untuk menjadi penyangga harga jagung di petani. Apalagi, hampir setiap tahun harga jagung anjlok, dan membuat petani mengalami kerugian.
Ia mengingatkan kepada seluruh perusahaan yang banyak menggunakan jagung kalau hal ini masih terus berlangsung. Pemprov sendiri akan turun tangan untuk menjadi penyangga harga jagung.
"Beras nggak ada masalah lagi karena pemerintah punya HPP (Harga Pokok Penjualan) jauh lebih tinggi dibanding dengan harga pedagang, sehingga pemerintah memang melindungi hasil-hasil petani. Tapi di jagung, jujur saja petani kita belum menikmati hasil, karena dipermainkan oleh sistem cartel," ujarnya.
"Maka kami sudah ingatkan seluruh perusahaan yang menggunakan banyak jagung, kalau ini terus terjadi setiap panen raya, harga pada jatuh, pemerintah sekarang sudah mempersiapkan diri menjadi penyangga," sambungnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Sulbar beri perlindungan hukum dengan bantu daftarkan hak cipta 12 buku
27 January 2026 16:27 WIB
Kodaeral VI kerahkan SAR bantu pencarian korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pangkep
19 January 2026 4:16 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB