Kurs rupiah menguat seiring harapan perkembangan vaksin COVID-19
Rabu, 11 November 2020 10:43 WIB
Ilustrasi - Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak menguat seiring perkembangan vaksin COVID-19 yang diperkirakan tersedia dalam waktu dekat.
Rupiah menguat sebesar tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.035 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.038 per dolar AS.
"Rupiah mungkin masih bisa menguat hari ini menguji kisaran Rp14.000 per dolar AS di tengah perkembangan vaksin COVID-19," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, kabar mengenai efektifitas vaksin COVID-19 dari Pfizer masih menjadi sentimen positif untuk aset berisiko di pasar negara berkembang. Vaksin yang diproduksi itu diklaim memiliki efektivitas 90 persen terhadap COVID-19.
"Itu membuka harapan vaksin akan bisa dirilis cepat untuk membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Investor tetap optimis tentang kemajuan menuju vaksin COVID-19," katanya.
Namun, ia mengingatkan, penguatan rupiah cenderung terbatas terbebani oleh aksi ambil untung para pelaku pasar setelah pada hari sebelumnya naik.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan pergerakan rupiah masih dipengaruhi berita bahwa vaksin COVID-19 dapat tersedia dalam waktu dekat sehingga meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.
Perusahaan farmasi asal AS Pfizer Inc mengatakan pada Senin (9/11) bahwa kandidat vaksinnya, yang sedang dikembangkan dalam kemitraan dengan BioNTech Jerman, lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah COVID-19.
Klaim tersebut didasarkan pada data dari 94 orang pertama yang terinfeksi virus dalam uji klinis skala besar Pfizer.
Pfizer Inc. datang saat jumlah kasus COVID-19 global melampaui angka 50,8 juta per 10 November 2020, dengan lebih dari 10 juta kasus di AS. Berita tersebut meningkatkan harapan bahwa obat COVID-19 akan segera tersedia.
Rupiah menguat sebesar tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.035 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.038 per dolar AS.
"Rupiah mungkin masih bisa menguat hari ini menguji kisaran Rp14.000 per dolar AS di tengah perkembangan vaksin COVID-19," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, kabar mengenai efektifitas vaksin COVID-19 dari Pfizer masih menjadi sentimen positif untuk aset berisiko di pasar negara berkembang. Vaksin yang diproduksi itu diklaim memiliki efektivitas 90 persen terhadap COVID-19.
"Itu membuka harapan vaksin akan bisa dirilis cepat untuk membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Investor tetap optimis tentang kemajuan menuju vaksin COVID-19," katanya.
Namun, ia mengingatkan, penguatan rupiah cenderung terbatas terbebani oleh aksi ambil untung para pelaku pasar setelah pada hari sebelumnya naik.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan pergerakan rupiah masih dipengaruhi berita bahwa vaksin COVID-19 dapat tersedia dalam waktu dekat sehingga meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.
Perusahaan farmasi asal AS Pfizer Inc mengatakan pada Senin (9/11) bahwa kandidat vaksinnya, yang sedang dikembangkan dalam kemitraan dengan BioNTech Jerman, lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah COVID-19.
Klaim tersebut didasarkan pada data dari 94 orang pertama yang terinfeksi virus dalam uji klinis skala besar Pfizer.
Pfizer Inc. datang saat jumlah kasus COVID-19 global melampaui angka 50,8 juta per 10 November 2020, dengan lebih dari 10 juta kasus di AS. Berita tersebut meningkatkan harapan bahwa obat COVID-19 akan segera tersedia.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BI salurkan Rp156 miliar untuk Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di kepulauan
21 October 2025 20:03 WIB
Prabowo ungkap temuan tanah jarang monasit bernilai ratusan triliun rupiah di Babel
07 October 2025 5:28 WIB
Kurs rupiah menguat seiring pernyatan "dovish" The Fed terkait pemangkasan suku bunga
11 August 2025 11:29 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB