PKS Mamuju Tetapkan Syamsuddin
Senin, 13 Desember 2010 5:07 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Syamsuddin kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, periode 2010-2015 dalam musyawarah wilayah yang dilaksanakan di Mamuju, Minggu.
Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS yang dihadiri Ketua DPW PKS Sulawesi barat (Sulbar), Yuki Permana dan beberapa kader terbaik PKS termasuk kader yang semula meramaikan bursa pencalonan Ketua DPW PKS Mamuju, seperti, Amin yang juga anggota DPRD Kabupaten Mamuju ini, berlangsung hangat.
Namun demikian, dari beberapa nama yang sempat mengemuka, Muswil PKS akhirnya menetapkan Syamsuddin untuk diusung kembali menahkodai PKS Mamuju lima tahun ke depan melalui rapat pleno Muswil DPW PKS Kabupaten Mamuju.
Syamsuddin mengemukakan, dirinya siap mengemban amanah untuk memimpin partai ini lima tahun yang akan datang.
Symasuddin juga mengemukakan, dirinya akan membentuk komposisi pengurus yang solid dengan melibatkan kader-kader terbaik sehingga PKS di Mamuju semakin tumbuh.
"Selama ini kinerja kami sudah cukup maksimal namun masih banyak kekurangan sana-sini yang harus dipertajam sehingga partai ini semakin tangguh dalam mengembang amanah rakyat," katanya.
Dikatakannya, pada pemilihan umum legislatif 2009, dirinya berhasil menempatkan dua kader terbaiknya di DPRD Mamuju, yaitu Hajrul Malik dan Amin.
Ia menuturkan, keterwakilan dua anggota PKS di DPRD Mamuju diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan rakyat sehingga keterwakilan keduanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat umum.
"Minimal pada pemilihan legislatif yang akan datang, partai ini bisa melampuai capaian hasil pemilihan umum legislatif 2009 lalu. Kami patok empat kursi pada pemilihan legislatif 2014 yang akan datang," ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut, kata dia, dirinya akan merekrut kader-kader di semua tingkatan, mulai dari kader desa, kader kecamamatan hingga kader tingkat kabupaten. (T.KR-ACO/S023)Â
Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS yang dihadiri Ketua DPW PKS Sulawesi barat (Sulbar), Yuki Permana dan beberapa kader terbaik PKS termasuk kader yang semula meramaikan bursa pencalonan Ketua DPW PKS Mamuju, seperti, Amin yang juga anggota DPRD Kabupaten Mamuju ini, berlangsung hangat.
Namun demikian, dari beberapa nama yang sempat mengemuka, Muswil PKS akhirnya menetapkan Syamsuddin untuk diusung kembali menahkodai PKS Mamuju lima tahun ke depan melalui rapat pleno Muswil DPW PKS Kabupaten Mamuju.
Syamsuddin mengemukakan, dirinya siap mengemban amanah untuk memimpin partai ini lima tahun yang akan datang.
Symasuddin juga mengemukakan, dirinya akan membentuk komposisi pengurus yang solid dengan melibatkan kader-kader terbaik sehingga PKS di Mamuju semakin tumbuh.
"Selama ini kinerja kami sudah cukup maksimal namun masih banyak kekurangan sana-sini yang harus dipertajam sehingga partai ini semakin tangguh dalam mengembang amanah rakyat," katanya.
Dikatakannya, pada pemilihan umum legislatif 2009, dirinya berhasil menempatkan dua kader terbaiknya di DPRD Mamuju, yaitu Hajrul Malik dan Amin.
Ia menuturkan, keterwakilan dua anggota PKS di DPRD Mamuju diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan rakyat sehingga keterwakilan keduanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat umum.
"Minimal pada pemilihan legislatif yang akan datang, partai ini bisa melampuai capaian hasil pemilihan umum legislatif 2009 lalu. Kami patok empat kursi pada pemilihan legislatif 2014 yang akan datang," ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut, kata dia, dirinya akan merekrut kader-kader di semua tingkatan, mulai dari kader desa, kader kecamamatan hingga kader tingkat kabupaten. (T.KR-ACO/S023)Â
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Kesbangpol Sulbar dan FKPT bahas penguatan sinergi pencegahan terorisme
06 February 2026 19:59 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
Gubernur Sulsel tegaskan siap jalankan program prioritas Presiden Prabowo
03 February 2026 10:26 WIB
Presiden Prabowo bertukar pandangan dengan Abraham Samad soal pemberantasan korupsi
02 February 2026 13:34 WIB