Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan diminta menekan arus perpindahan penduduk dari desa ke kota atau urbanisasi yang semakin tahun tidak terkendali di daerah itu.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulsel, Ilham Alim Bachri di Makassar, Selasa, mengatakan kalau arus urbanisasi tidak dikenalikan dikhawatirkan kondisi itu akan mengancam stabilitas perekonomian.
"Jika masalah ini terus berlarut-larut tanpa ada solusi terbaik, akan menggoyahkan perekonomian pada 2011," kata dia.
Meskipun persoalan urbanisasi masih menjadi kendala, dia menilai pertumbuhan ekonomi daerah ini masih tumbuh positif di tahun mendatang dengan pertumbuhan penduduk di siang hari yang mencapai 1,5 juta jiwa atau bertambah sekitar 200 ribu orang dibanding populasi penduduk di malam hari.
"Tingginya aktifitas masyarakat kota di siang hari telah menyebabkan waktu-waktu tertentu terjadi kemacetan arus lalu lintas," ucap dia.
Kemacetan terjadi akibat sarana jalan tidak seimbang dengan pertumbuhan kendaraan yang angkanya menunjukkan pertumbuhan yang sangat besar setiap bulannya.
Selain itu, pengaruh urbanisasi juga diaggap menjadi faktor utama yang menghambat penuntasan angka buta aksara di kota Makassar tahun ini.
Berdasarkan hasil survei data Dinas Pendidikan Kota Makassar, masih ada sekitar 800 angka buta aksara di Makassar, yang didominasi warga pendatang dari daerah sekitarnya seperti Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto dan Maros.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Mahmud BM kajian yang dilakukan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) mencatat telah mampu menekan angka buta aksara sebanyak 3.000 orang selama dua tahun terakhir ini.
"Yang tersisa tahun ini sekitar 800 orang. Mereka rata-rata warga pendatang dari daerah lain," katanya.
Data itu, lanjutnya merupakan hasil pendataan warga yang telah masuk dalam kelompok belajar, diperkirakan masih ada ribuan warga buta aksara yang belum terdata. (T.KR-HK/M027)
Pemkot Makassar Diminta Tekan Arus Urbanisasi
Selasa, 21 Desember 2010 20:34 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
19 lapak PKL ditertibkan setelah 20 tahun berjualan di trotoar jalan Sultan Alauddin Makassar
29 January 2026 4:34 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB