325 penelitian Unhas didanai dana hibah sebesar Rp14,4 miliar
Jumat, 16 April 2021 12:56 WIB
Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Palubuhu MA terus mendorong penelitian di kampus tersebut.ANTARA/HO
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 325 proposal penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan Universitas Hasanuddin menerima hibah penelitian internal senilai Rp14,4 miliar
Hal ini tertuang melalui Keputusan Rektor No. 2215/UN4.1/KEP/2021 tentang Penetapan Dosen Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diumumkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) kampus setempat.
Ketua LPPM Unhas Prof Dr Andi Alimuddin Unde di Makassar, Jumat, menjelaskan untuk tahun 2021, jumlah proposal yang masuk sebanyak 695. Setelah melalui proses seleksi, 325 proposal penelitian dan pengabdian yang menerima hibah pendanaan.
Ia mengatakan kualitas proposal merupakan indikator yang diberi perhatian khusus. Sehingga, LPPM melakukan seleksi yang sangat ketat.
Proses seleksi melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, yang merujuk pada panduan penelitian 2021 yang telah disetujui oleh Senat Akademik Universitas.
Tahap kedua adalah seleksi substansi melalui pembahasan. Peneliti memaparkan proposal penelitian di hadapan dua reviewer yang tersertifikasi, yang merujuk pada road map penelitian serta panduan penelitian dan tahap ketiga adalah pertimbangan oleh Dewan Riset Unhas, yang menelusuri dan mereview proses seleksi, hingga sampai pada keputusan akhir.
"Semua tahapan itu dilakukan dengan maksud menjaga kualitas proposal penelitian. Kami berharap, para peneliti dapat menyelesaikan penelitian mereka tepat waktu sesuai kontrak yang akan ditandatangani. Saya berharap, semoga penelitian menghasilkan luaran yang dapat berkontribusi pada pembangun bangsa dan negara, khususnya Unhas," kata Prof Alimuddin.
Proposal sebanyak 325 yang berhasil mendapatkan pendanaan terbagi dalam sembilan skema, yaitu:
1. Penelitian Dasar Unhas (PDU), diterima 137 proposal, senilai Rp9,4 miliar
2. Penelitian Dosen Penasehat Akademik (PDPA), diterima 77 proposal, senilai Rp959 juta
3. Penelitian Dosen Pemula Unhas (PDPU), diterima 36 proposal, senilai Rp615 juta.
4. Penelitian Inovasi dan Pengembangan Unhas (PIPU), diterima 4 proposal, senilai Rp545 juta.
5. Penelitian Terapan Unhas (PTU), diterima 19 proposal, senilai Rp1,6 miliar.
Riset Unggulan Unhas (RUNHAS), diterima 1 proposal, senilai Rp147,5 juta
7. Pengabdian Program Kemitraan Unhas (PK-UH), diterima 45 proposal, senilai Rp1,05 miliar
8. Pengabdian Program Pengembangan Produk Intelektual Kampus Unhas (PPMU-PPUPIK), diterima 4 proposal, senilai Rp100 juta.
9. Pengabdian Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Unhas (KKN-PPMUH), diterima 2 proposal, senilai Rp50 juta.
Hal ini tertuang melalui Keputusan Rektor No. 2215/UN4.1/KEP/2021 tentang Penetapan Dosen Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diumumkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) kampus setempat.
Ketua LPPM Unhas Prof Dr Andi Alimuddin Unde di Makassar, Jumat, menjelaskan untuk tahun 2021, jumlah proposal yang masuk sebanyak 695. Setelah melalui proses seleksi, 325 proposal penelitian dan pengabdian yang menerima hibah pendanaan.
Ia mengatakan kualitas proposal merupakan indikator yang diberi perhatian khusus. Sehingga, LPPM melakukan seleksi yang sangat ketat.
Proses seleksi melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, yang merujuk pada panduan penelitian 2021 yang telah disetujui oleh Senat Akademik Universitas.
Tahap kedua adalah seleksi substansi melalui pembahasan. Peneliti memaparkan proposal penelitian di hadapan dua reviewer yang tersertifikasi, yang merujuk pada road map penelitian serta panduan penelitian dan tahap ketiga adalah pertimbangan oleh Dewan Riset Unhas, yang menelusuri dan mereview proses seleksi, hingga sampai pada keputusan akhir.
"Semua tahapan itu dilakukan dengan maksud menjaga kualitas proposal penelitian. Kami berharap, para peneliti dapat menyelesaikan penelitian mereka tepat waktu sesuai kontrak yang akan ditandatangani. Saya berharap, semoga penelitian menghasilkan luaran yang dapat berkontribusi pada pembangun bangsa dan negara, khususnya Unhas," kata Prof Alimuddin.
Proposal sebanyak 325 yang berhasil mendapatkan pendanaan terbagi dalam sembilan skema, yaitu:
1. Penelitian Dasar Unhas (PDU), diterima 137 proposal, senilai Rp9,4 miliar
2. Penelitian Dosen Penasehat Akademik (PDPA), diterima 77 proposal, senilai Rp959 juta
3. Penelitian Dosen Pemula Unhas (PDPU), diterima 36 proposal, senilai Rp615 juta.
4. Penelitian Inovasi dan Pengembangan Unhas (PIPU), diterima 4 proposal, senilai Rp545 juta.
5. Penelitian Terapan Unhas (PTU), diterima 19 proposal, senilai Rp1,6 miliar.
Riset Unggulan Unhas (RUNHAS), diterima 1 proposal, senilai Rp147,5 juta
7. Pengabdian Program Kemitraan Unhas (PK-UH), diterima 45 proposal, senilai Rp1,05 miliar
8. Pengabdian Program Pengembangan Produk Intelektual Kampus Unhas (PPMU-PPUPIK), diterima 4 proposal, senilai Rp100 juta.
9. Pengabdian Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Unhas (KKN-PPMUH), diterima 2 proposal, senilai Rp50 juta.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unhas Makassar peringkat enam jumlah proposal penelitian BIMA Kemendikbudristek
03 June 2024 16:26 WIB, 2024
Unhas gelar pelatihan penyusunan proposal penelitian ke Kemendikbudristek
14 July 2022 17:30 WIB, 2022
Pascasarjana Unhas implementasikan pendidikan jarak jauh antarnegara
14 February 2019 15:58 WIB, 2019
Peneliti University of Edinburgh Skotlandia kenalkan pendekatan riset kreatif
15 April 2026 21:26 WIB
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wujudkan kepastian hukum, Kemenkum Sulbar bersiap harmonisasi Ranperbup Perusda Majene
22 May 2026 10:27 WIB