Kadir Halid dan Diza Bahas banding
Kamis, 5 Mei 2011 20:11 WIB
Makassar (ANTARA News) - Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Sulawesi Selayan, Kadir Halid menyebut dirinya dan Diza Rasyid Ali pernah membahas soal banding setelah berkasnya ditolak dari daftar calon pengurus PSSI.
Kadir di Makassar, Kamis, menyebut dua hari setelah pengumuman calon yang dinyatakan lolos Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dirinya dan Diza bertemu dan sempat menyinggung soal banding.
Meski begitu, ia kembali bungkam ketika ditanya pertemuan tersebut sebagai bukti adanya dukungan PSSI Sulsel kepada Diza.
"Itu hanya pertemuan biasa, bukan bersama-sama melakukan banding. Menyangkut siapa Ketua dan Wakil Ketua yang kami calonkan masih rahasia," ucapnya mengelak dari pertanyaan wartawan.
Demikian juga dengan, kemungkinan PSSI Sulsel mencalonkan Erwin Aksa, adik kandung Nurdin Halid ini lagi-lagi enggan memberi komentar.
Dari tiga nama yang dicalonkan PSSI Sulsel baru Kadir yang jelas dicalonkan pada posisi Exco. Itu pun ia dinyatakan gugur oleh komite pencalonan, tetapi diberikan kesempatan untuk banding.
"Saya optimistis lolos, semua berkas sudah dilengkapi dan dikirim ulang. Yang sebelumnya ditolak karena terburu-buru dilengkapi," ujarnya.
Komite banding sendiri memberi batas waktu sampai 6 Mei kepada yang tersisi untuk melakukan banding, dan hasilnya akan diumumkan 13 Mei.
Sebelumnya, Kadir menyebut baik Diza maupun Erwin sama-sama memiliki kapasitas dan kapabilitas termasuk modal pengalaman dalam memimpin PSSI.(T.KR-AAT/S016)
Kadir di Makassar, Kamis, menyebut dua hari setelah pengumuman calon yang dinyatakan lolos Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dirinya dan Diza bertemu dan sempat menyinggung soal banding.
Meski begitu, ia kembali bungkam ketika ditanya pertemuan tersebut sebagai bukti adanya dukungan PSSI Sulsel kepada Diza.
"Itu hanya pertemuan biasa, bukan bersama-sama melakukan banding. Menyangkut siapa Ketua dan Wakil Ketua yang kami calonkan masih rahasia," ucapnya mengelak dari pertanyaan wartawan.
Demikian juga dengan, kemungkinan PSSI Sulsel mencalonkan Erwin Aksa, adik kandung Nurdin Halid ini lagi-lagi enggan memberi komentar.
Dari tiga nama yang dicalonkan PSSI Sulsel baru Kadir yang jelas dicalonkan pada posisi Exco. Itu pun ia dinyatakan gugur oleh komite pencalonan, tetapi diberikan kesempatan untuk banding.
"Saya optimistis lolos, semua berkas sudah dilengkapi dan dikirim ulang. Yang sebelumnya ditolak karena terburu-buru dilengkapi," ujarnya.
Komite banding sendiri memberi batas waktu sampai 6 Mei kepada yang tersisi untuk melakukan banding, dan hasilnya akan diumumkan 13 Mei.
Sebelumnya, Kadir menyebut baik Diza maupun Erwin sama-sama memiliki kapasitas dan kapabilitas termasuk modal pengalaman dalam memimpin PSSI.(T.KR-AAT/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Sulsel segera jalankan hak angket di CPI, Jangan sampai aset Pemprov hilang
04 February 2026 13:30 WIB
Nurdin Halid bangun sekolah modern Islami bertaraf internasional di Samata Gowa
10 January 2026 21:26 WIB
DPRD Sulsel soroti penanganan tumpahan minyak PT Vale yang merugikan warga Lutim
10 September 2025 18:36 WIB
Jelang Lebaran, Wakil Komisi VI DPR sidak pasar pastikan harga bahan pokok stabil
30 March 2025 5:24 WIB
Pimpinan Komisi VI DPR RI perjuangkan ASDP Bajoe Sulsel punya kapal penumpang
28 March 2025 16:02 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB