Cerita Baskara Putra tak menyangka kolaborasi dengan Iwan Fals
Kamis, 26 Agustus 2021 20:18 WIB
Musisi Baskara Putra atau yang dikenal dengan nama Hindia (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Baskara Putra (Hindia) menceritakan pengalamannya saat berkolaborasi dengan musisi Iwan Fals membuat ulang (remake) lagu berjudul "Satu Satu" milik sang legenda, untuk video kampanye #BersatuUntukMerdeka.
Baskara mengatakan pada awalnya dia tidak menyangka akan berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam kampanye yang digagas oleh Indosat Ooredoo tersebut.
"Katanya (kolaborasi sama) om Iwan, terus gue bilang siapa yang enggak mau sama Om Iwan. Dan tiba-tiba ternyata bisa, dikabarin ternyata jadi nih sama Om Iwan. Wah serius nih? Ternyata beneran," ujar Baskara dalam acara virtual, Kamis.
Diketahui, kampanye #BersatuUntukMerdeka hadir dalam rangka mengajak masyarakat bahu membahu dan bangkit bersama di tengah situasi pandemi seperti saat ini.
Melalui kampanye tersebut, Indosat Ooredoo ingin menginspirasi masyarakat dengan menampilkan kolaborasi lintas generasi.
Generasi muda diwakili oleh Baskara Putra (Hindia), Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing, sementara Iwan Fals direpresentasikan sebagai musisi generasi senior.
Mereka berkolaborasi membuat ulang lagu berjudul "Satu Satu" milik Iwan Fals. Lagu tersebut diaransemen ulang oleh Petra Sihombing. Baskara memiliki pandangan tersendiri tentang lagu tersebut. Menurut dia, "Satu-Satu" merupakan lagu Iwan Fals yang sakral.
"Lagu 'Satu Satu' itu sakral, tidak sembarang lagu, dan dikasih kepercayaan, dan Om Iwan sendiri mau lagu ini di pegang dan di-remake ulang. Kita sangat puas dengan hasilnya," kata Baskara.
Sementara itu, Iwan mengatakan "nyawa" dari lagu "Satu Satu" adalah tentang keluarga. Menurut dia, lagu tersebut juga memiliki keterkaitan dengan semangat persatuan dan tolong menolong.
"Kita perlu bersatu untuk saling membantu. Ini kalau nilai-nilai kekeluargaan dalam proses membantunya ini hilang, rasanya gimana ya? Itu direnungi nilai-nilai kekeluargaan dalam persoalan menjawab kegelisahan kita bersama," kata Iwan.
Kolaborasi mereka dapat dinikmati dalam sebuah video kampanye berjudul “Satu-satu”. Dalam video kampanye tersebut, ditampilkan figur-figur dari berbagai kalangan yang saling bergerak dan berjuang bersama.
Melalui video kampanye itu, Indosat ingin menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan dapat dibangun dan diraih bersama-sama oleh lintas generasi dengan membawa semangat #BersatuUntukMerdeka.
Baskara mengatakan pada awalnya dia tidak menyangka akan berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam kampanye yang digagas oleh Indosat Ooredoo tersebut.
"Katanya (kolaborasi sama) om Iwan, terus gue bilang siapa yang enggak mau sama Om Iwan. Dan tiba-tiba ternyata bisa, dikabarin ternyata jadi nih sama Om Iwan. Wah serius nih? Ternyata beneran," ujar Baskara dalam acara virtual, Kamis.
Diketahui, kampanye #BersatuUntukMerdeka hadir dalam rangka mengajak masyarakat bahu membahu dan bangkit bersama di tengah situasi pandemi seperti saat ini.
Melalui kampanye tersebut, Indosat Ooredoo ingin menginspirasi masyarakat dengan menampilkan kolaborasi lintas generasi.
Generasi muda diwakili oleh Baskara Putra (Hindia), Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing, sementara Iwan Fals direpresentasikan sebagai musisi generasi senior.
Mereka berkolaborasi membuat ulang lagu berjudul "Satu Satu" milik Iwan Fals. Lagu tersebut diaransemen ulang oleh Petra Sihombing. Baskara memiliki pandangan tersendiri tentang lagu tersebut. Menurut dia, "Satu-Satu" merupakan lagu Iwan Fals yang sakral.
"Lagu 'Satu Satu' itu sakral, tidak sembarang lagu, dan dikasih kepercayaan, dan Om Iwan sendiri mau lagu ini di pegang dan di-remake ulang. Kita sangat puas dengan hasilnya," kata Baskara.
Sementara itu, Iwan mengatakan "nyawa" dari lagu "Satu Satu" adalah tentang keluarga. Menurut dia, lagu tersebut juga memiliki keterkaitan dengan semangat persatuan dan tolong menolong.
"Kita perlu bersatu untuk saling membantu. Ini kalau nilai-nilai kekeluargaan dalam proses membantunya ini hilang, rasanya gimana ya? Itu direnungi nilai-nilai kekeluargaan dalam persoalan menjawab kegelisahan kita bersama," kata Iwan.
Kolaborasi mereka dapat dinikmati dalam sebuah video kampanye berjudul “Satu-satu”. Dalam video kampanye tersebut, ditampilkan figur-figur dari berbagai kalangan yang saling bergerak dan berjuang bersama.
Melalui video kampanye itu, Indosat ingin menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan dapat dibangun dan diraih bersama-sama oleh lintas generasi dengan membawa semangat #BersatuUntukMerdeka.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FIFA Series, Timnas Indonesia sementara unggul 2-0 kontra Saint Kitts & Nevis
27 March 2026 21:56 WIB
Becham Putra cetak gol perdana timnas Indonesia era kepelatihan John Herdman
27 March 2026 21:06 WIB
Hasil Orleans Masters alarm bagi Indonesia menjelang Piala Thomas 2026 di Denmark
23 March 2026 4:43 WIB
Tim bulu tangkis putra Jepang juara Beregu Asia 2026 usai tunddukkan China
09 February 2026 7:07 WIB
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Kakanim Polman: Analis Keimigrasian Ahli Pertama perkuat kualitas pelayanan keimigrasian
07 May 2026 20:28 WIB
BPJS Kesehatan ungkap tren peningkatan penyakit Katastropik jadi perhatian serius
05 May 2026 14:38 WIB
Mahasiswa Politeknik ATI Makassar raih juara Welding Competition 2026 di Morowali
05 May 2026 14:32 WIB