Gojek operasikan 500 unit kendaraan listrik
Rabu, 27 Oktober 2021 19:13 WIB
Tangkapan layar Co-Founder Gojek Kevin Aluwi pada saat pertemuan virtual dengan media secara nasional yang dirilai dari Makasar, Rabu (27/10/2021). ANTARA / Suriani Mappong
Makassar (ANTARA) - Perusahaan jasa transportasi daring Gojek mengoperasikan sebanyak 500 unit kendaraan listrik sebagai uji coba dalam mendukung pemerintah meraih target karbon netral pada 2030.
“Uji coba komersial kendaraan listrik ini merupakan perwujudan salah satu komitmen sustainability kami untuk meraih target karbon netral sesuai target pemerintah 2030," kata Co-Founder Gojek Kevin Aluwi dalam keterangan persnya yang disampaikan Regional Corporate Affairs GO-JEK East Indonesia, Kurniawan Iskandar Dinata di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan sebagai bagian dari masyarakat dunia, maka perlu mengambil peran dalam menurunkan emisi gas karbon.
Salah satu dari upaya itu, maka dilakukan uji coba komersial kendaraan listrik oleh para mitra Gojek untuk memberikan pelayanan berupa GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area antar dan jemput di Jakarta Selatan.
Menurut Kevin, itu sebagai tahap uji coba, yang selanjutnya akan direplikasi di kota-kota besar di Indonesia termasuk Sulsel, dengan target 5.000 unit kendaraan listrik dengan jangkauan perjalanan hingga 1.000 km pada tahap lanjutan.
"Sebagai bentuk keseriusan kami, Gojek akan membentuk unit usaha independen yang fokus mengurusi kendaraan listrik,” kata Kevin.
Mengenai kekhawatiran mitra driver saat mengoperasikan kendaraan listrik di tengah perjalanan akan kehabisan energi, Kevin mengatakan, pihaknya akan menyiapkan baterei cadangan, sehingga driver tidak perlu menunggu pengisian daya.
Cukup mengganti baterainya dengan baterai yang sudah ful energi, sehingga lebih efisien dalam perjalan baik mengantar pelanggan ataupun membawa barang kiriman.
“Uji coba komersial kendaraan listrik ini merupakan perwujudan salah satu komitmen sustainability kami untuk meraih target karbon netral sesuai target pemerintah 2030," kata Co-Founder Gojek Kevin Aluwi dalam keterangan persnya yang disampaikan Regional Corporate Affairs GO-JEK East Indonesia, Kurniawan Iskandar Dinata di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan sebagai bagian dari masyarakat dunia, maka perlu mengambil peran dalam menurunkan emisi gas karbon.
Salah satu dari upaya itu, maka dilakukan uji coba komersial kendaraan listrik oleh para mitra Gojek untuk memberikan pelayanan berupa GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area antar dan jemput di Jakarta Selatan.
Menurut Kevin, itu sebagai tahap uji coba, yang selanjutnya akan direplikasi di kota-kota besar di Indonesia termasuk Sulsel, dengan target 5.000 unit kendaraan listrik dengan jangkauan perjalanan hingga 1.000 km pada tahap lanjutan.
"Sebagai bentuk keseriusan kami, Gojek akan membentuk unit usaha independen yang fokus mengurusi kendaraan listrik,” kata Kevin.
Mengenai kekhawatiran mitra driver saat mengoperasikan kendaraan listrik di tengah perjalanan akan kehabisan energi, Kevin mengatakan, pihaknya akan menyiapkan baterei cadangan, sehingga driver tidak perlu menunggu pengisian daya.
Cukup mengganti baterainya dengan baterai yang sudah ful energi, sehingga lebih efisien dalam perjalan baik mengantar pelanggan ataupun membawa barang kiriman.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dishub Sulbar pastikan kelaikan angkutan umum menjelang Natal dan Tahun Baru
22 November 2025 16:45 WIB
PLN Sulselrabar dan stakeholder bahas ekosistem kendaraan listrik guna transisi energi
19 November 2025 5:39 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB